Pilarjateng.com, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama seluruh pemangku kepentingan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk anggota Polri agar dapat memahami berbagai produk dan layanan jasa keuangan serta mampu mengelola keuangan dengan bijak.
Untuk mendukung upaya tersebut, OJK Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Polda Jateng, Kantor Perwakilan BI Jateng dan PT BPD Jateng menyelenggarakan Edukasi Keuangan bagi seluruh anggota Polri se-Jawa Tengah.
Kegiatan dengan tema “Pengelolaan Keuangan dan Perlindungan Konsumen” tersebut berlangsung di Gedung Borobudur, Polda Jateng Kamis (25/9/2025).
Adapun target peserta kegiatan edukasi yang dilaksanakan secara hybrid ini adalah jajaran pimpinan dan anggota Polda, Polres dan Polsek, termasuk Bhabinkamtibmas dari seluruh Jawa Tengah yang berjumlah lebih dari 4.800 personil. Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Departemen Pelindungan Konsumen OJK, Rudy Agus P. Raharjo untuk memberikan sambutan.
Rudy dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal, penipuan, dan pinjaman online yang merugikan. Upaya ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
“Melalui kegiatan ini, kami berharap jajaran Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, dapat berperan sebagai duta literasi keuangan yang tidak hanya memahami materi, tetapi juga menyebarkannya kepada masyarakat di wilayah tugas masing-masing,” ucap Rudy.
Ia menambahkan, bahwa literasi dan edukasi keuangan sejalan dengan tugas mulia Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, upaya tersebut diharapkan tidak berhenti di ruang kegiatan saja, tetapi berlanjut hingga ke komunitas dan desa-desa agar masyarakat lebih waspada terhadap penipuan maupun praktik keuangan ilegal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, Kepala Subbagian Penyedia Personil Bagian Pengendalian Personil Biro Sumber Daya Manusia Polda Jateng, Kompol Putri Nur Khofifah, Direktur Pengawasan PEPK dan LMST OJK Jateng, Taufik Andriawan, Plt. Kepala Tim Pengolahan Uang Rupiah BI Jateng, Anang Dwi Mau Asharli, dan Pemimpin Bidang Pemasaran Kantor Cabang Koordinator Semarang BPD Jateng, Joko Trihono.
Dalam kegiatan tersebut, OJK Jawa Tengah memaparkan materi mengenai pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap investasi dan pinjaman online ilegal, penipuan di sektor jasa keuangan, serta praktik judi online.
Sementara, BI Jawa Tengah menyampaikan edukasi tentang keaslian Rupiah dan penggunaan QRIS. Sedangkan BPD Jateng membahas produk dan layanan perbankan.









