DPR Dorong Rujukan Berbasis Kompetensi, Pasien Tak Perlu Transit Antar Rumah Sakit

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, diacara sosialisasi Germas di Kantor Balai Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kab. Rembang, Senin (13/7/2026).

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, diacara sosialisasi Germas di Kantor Balai Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kab. Rembang, Senin (13/7/2026).

Pilarjateng.com, Rembang – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendorong Kementerian
Kesehatan mengubah mekanisme sistem rujukan pelayanan kesehatan dari yang semula berjenjang menjadi berbasis kompetensi rumah sakit. Menurutnya, perubahan ini akan mempercepat penanganan pasien sekaligus meningkatkan efisiensi pembiayaan layanan kesehatan.

Edy menjelaskan, selama ini sistem rujukan mengharuskan pasien berpindah secara berjenjang mulai dari puskesmas, rumah sakit tipe D, kemudian tipe C hingga tipe B. Mekanisme tersebut dinilai membuat pasien harus transit dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya sebelum memperoleh layanan sesuai kebutuhannya.

Baca Juga:  Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

“Ke depan, rujukan akan diatur berdasarkan kompetensi rumah sakit. Dokter di puskesmas sudah mengetahui rumah sakit mana yang memiliki layanan unggulan untuk penyakit jantung, kanker, stroke, maupun penyakit lainnya, sehingga pasien bisa langsung dirujuk ke rumah sakit yang tepat,” kata Edy.

Ia menambahkan, perubahan sistem ini menggeser pola rujukan yang sebelumnya didasarkan pada tipe rumah sakit menjadi berbasis kompetensi pelayanan. Dengan demikian, pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat dan biaya pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien.

Baca Juga:  Dua Anak Dilaporkan Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Menurut Edy, penataan rujukan berbasis kompetensi mulai diterapkan di Jawa Tengah dengan pembagian layanan unggulan di sejumlah rumah sakit. RSUD Rembang, misalnya, dipersiapkan sebagai rumah sakit rujukan layanan jantung setelah diperkuat dengan fasilitas cathlab.

Baca Juga:  Beri Kesempatan Lebih Banyak Pelari, Kuota Borobudur Marathon Ditambah

Sementara itu, RSUD Blora akan difokuskan sebagai rujukan kesehatan jiwa, sedangkan RSUD Cepu dikembangkan untuk penanganan penyakit infeksi. Pembagian kompetensi tersebut diharapkan mampu mengurangi penumpukan pasien di satu rumah sakit tertentu.

Selain itu, distribusi tenaga dokter juga akan disesuaikan dengan kebutuhan layanan rujukan di masing-masing rumah sakit. Menurut Edy, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem rujukan berbasis kompetensi yang lebih efektif dan merata.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB