Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 1 September 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 96 Tukang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines.

Sebanyak 96 Tukang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines.

Pilarjateng.com, Semarang – Politeknik Negeri Semarang (Polines) bersama PT Semen Gresik dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Surabaya menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan melalui kerja sama penyelenggaraan Pelatihan Tukang Pasang Bata dan Plesteran Jenjang 1. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Negeri Semarang, Jumat (28/8/2026).

Pembelajaran ini diikuti oleh 96 peserta yang mendapatkan pembekalan teori, praktik, hingga uji sertifikasi sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja di bidang konstruksi.

Kegiatan diawali dengan Ceremonial Pembukaan yang ditandai dengan penyematan helm kepada perwakilan peserta. Penyematan helm dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, Direktur Politeknik Negeri Semarang Dr. Garup Lambang Goro S.T., M.T, dan Kepala BJKW Wilayah IV Surabaya, Indra Sulistyo.

Dalam sambutannya, Gatot Mardiana menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi melalui pelatihan dan sertifikasi.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi para tenaga kerja konstruksi.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, baik pada saat menerima materi maupun ketika melaksanakan praktik,” ujar Gatot.

Baca Juga:  Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

“Dengan adanya sertifikasi, kompetensi yang dimiliki peserta dapat diakui dan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pekerjaan serta daya saing di dunia konstruksi,” imbuhnya.

Menurut Gatot, keterampilan tenaga kerja yang semakin baik akan turut mendukung terwujudnya pekerjaan konstruksi yang berkualitas, aman, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sementara, Direktur Polines menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang mengutamakan keterampilan dan kompetensi yang dapat diterapkan secara langsung. Menurutnya, Politeknik Negeri Semarang sangat menyambut baik kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini.

“Pendidikan vokasi tidak hanya berbicara mengenai pembelajaran di kelas, tetapi juga bagaimana keterampilan tersebut dapat diterapkan secara nyata di lapangan. Kami berharap para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat serta mampu menerapkan standar kerja yang baik dan benar,” tutur Garup.

“Kolaborasi antara lembaga pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Demak Inisiasi Sumur Bor untuk Wilayah Terdampak Kekeringan

Sementara itu, Kepala BJKW Wilayah IV Surabaya, Indra Sulistyo menyampaikan bahwa sertifikasi menjadi bagian penting dalam memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kerja konstruksi.

“Sertifikasi ini penting untuk memastikan bahwa tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Kami berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, mulai dari pembelajaran teori, praktik, hingga uji sertifikasi,” ucapnya.

“Dengan kompetensi yang semakin baik, kualitas pekerjaan konstruksi juga akan semakin meningkat,” imbuhnya.

Setelah seremoni pembukaan, peserta mengikuti sejumlah materi pelatihan. Materi pertama yaitu Teori Bangunan Gedung/Rumah Kokoh (Pekerjaan Pasang Bata) yang disampaikan oleh Amin Zainullah. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai prinsip dan teknik dasar pemasangan bata untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan berkualitas.

Materi kedua, Teori Bangunan Gedung/Rumah Kokoh (Pekerjaan Plesteran), disampaikan oleh Ir. Teguh Mulyo Wicaksono, S.Pd., M.Eng., Kepala Bengkel Batu Beton Jurusan Teknik Sipil Polines. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik pekerjaan plesteran yang tepat sesuai standar pekerjaan konstruksi.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

Sementara itu, materi ketiga berupa Hitungan Dasar untuk Menjadi Pemborong kembali disampaikan oleh Amin Zainullah. Materi ini memberikan bekal kepada peserta mengenai dasar-dasar perhitungan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan dan pengelolaan pekerjaan konstruksi.

Tidak berhenti pada pembelajaran teori, peserta juga mengikuti praktik pasang bata sebagai persiapan uji sertifikasi. Dalam sesi tersebut, peserta mempraktikkan secara langsung teknik pemasangan bata sesuai ketentuan dan standar pekerjaan yang telah dipelajari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Uji Sertifikasi Tukang, sebagai tahapan untuk mengukur kompetensi peserta berdasarkan standar yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan Pelatihan Tukang Pasang Bata dan Plesteran Jenjang 1 ini, Polines, KWSG, dan BJKW Wilayah IV Surabaya menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja konstruksi.

Dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut, 96 peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang lebih baik, tetapi juga mampu menerapkan standar keselamatan dan kualitas pekerjaan konstruksi secara profesional di lapangan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Berita Terbaru