Pilarjateng.com, Demak – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 04 Perum Pondok Majapahit 1, Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah berlangsung meriah, Sabtu (29/8/2026) malam.
Kemeriahan kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bola Volly RW 04 tersebut, pesan yang mengemuka bukan sekadar pesta rakyat, melainkan pentingnya menjaga persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan yang melibatkan warga dari RT 01 hingga RT 13 dan warga Perumahan Alfa Resident 19 yang rencananya akan bergabung menjadi RT 14 tersebut dihadiri Ketua RW 04 Desa Bandungrejo, Sutanto dan tokoh masyarakat di lingkungan RW setempat.
Dalam kesempatan tersebut ketua RW 04, Sutanto, memberikan apresiasi kepada seluruh ketua RT dan warga yang telah ikut menyukseskan kegiatan. Ia menilai kemeriahan acara Puncak HUT RI ke – 81 ini tidak terlepas dari kekompakan masyarakat. Menurutnya, partisipasi warga dari berbagai unsur menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan lingkungan.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan para ketua RT dan warga, kegiatan dapat berlangsung meriah. Dan yang paling penting, seluruh warga bisa bergembira dan kebersamaan semakin erat,” ujar Sutanto.
”Kekompakan yang tercipta malam ini adalah bukti nyata dari sinergi yang luar biasa antara Ketua Panitia, Ketua RT, dan seluruh warga. Harapan besar kami, rajutan silaturahmi yang erat ini tidak padam saat perayaan usai, melainkan terus hidup dalam keseharian kita,” imbuh Sutanto.
Berbagai penampilan disuguhkan dalam acara tersebut, mulai dari tarian Kicau Mania, kuda lumping hingga drama Entit yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir.
Terlebih penampilan tarian Jaranan, yang dibawakan oleh anak Alvarendra Salahudin Baskoro (Varen) perwakil dari RT 13. Meskipun usianya baru 6,5 tahun, namun penampilan putra ke empat dari pasangan bapak Untung Baskorotejo dan ibu Pipit Lestari, warga RT 13, RW 04 ini sangat lincah sehingga mampu memukau para penonton.
Menurut Untung, bakat seni putranya yang ke empat yang baru duduk di kelas 1 SDN Miroto 1 Semarang ini mulai muncul sejak ia berusia 4 tahun. Dan untuk tarian Jaranan, Varen dilatih sendiri oleh mamanya.
“Anak saya Varen memang sangat menyukai kesenian, terutama tari daerah atau tari tradisional,” ucap Untung, didampingi istri tercinta, Pipit Lestari, usai melihat Varen pentas.
“Bakat seninya terus berkembang, terlebih di rumah kakak saya di Ambarawa kerap ada kegiatan kesenian dan Varen sering saya ajak ke sana. Mungkin itu juga yang membuat Varen samakin terpacu untuk mencitai kesenian,” pungkas Untung.
Varen, anak bertalenta yang usianya baru 6 tahun lebih 5 bulan dan bercita cita ingin menjadi TNI AU ini, selain mahir berkesenian, keseharianya di rumah juga rajin sholat berjamaah di Mushola Al Ikhlas, mushola yang berada depan rumahnya. Dan sebelum sholat jamaah dimulai, dia tidak jarang untuk selalu mengumandangkan iqomah (Seruan atau tanda pemberitahuan bahwa sholat berjamaah akan segera dimulai).
Sukses terus Varen. Semoga cita citamu untuk menjadi TNI AU bisa tercapai.









