Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma diwawancarai Wartawan di sela penyaluran air bersih di Pondok Pesantren Giri Kesumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jumat (11/9/2026).

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma diwawancarai Wartawan di sela penyaluran air bersih di Pondok Pesantren Giri Kesumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jumat (11/9/2026).

Pilarjateng.com, Demak – Polres Demak bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Demak dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya menyalurkan empat tangki air bersih ke Pondok Pesantren Giri Kesumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih para santri yang sempat mengalami keterbatasan pasokan dalam beberapa pekan terakhir.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus kolaborasi antara kepolisian dan insan pers dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Informasi mengenai kondisi Pondok Pesantren Giri Kesumo yang mengalami keterbatasan air bersih menjadi dasar dilakukannya penyaluran bantuan.

Baca Juga:  Terlibat Pelanggaran Pasar Modal, OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN

“Kolaborasi, kerja sama, dan komunikasi antara Polres Demak dengan insan pers ini semoga dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata AKP Arlan.

Menurut Arlan, air bersih menjadi kebutuhan dasar bagi para santri, terutama untuk mandi, mencuci, serta menunjang kebutuhan ibadah.

Namun, berdasarkan keterangan pengelola pesantren, kondisi kekurangan air tersebut belum sampai mengganggu pelaksanaan ibadah. Kebutuhan air untuk wudu masih dapat dipenuhi sehingga para santri tidak sampai harus melakukan tayamum.

Arlan mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pengelola pesantren dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri.

Polres Demak, lanjut dia, juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Selain persoalan ketersediaan air, kondisi kering juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

“Kami akan berupaya melakukan kegiatan seperti ini secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi kekurangan air bersih,” ujar Arlan.

Pengasuh Pondok Pesantren Giri Kesumo, Gus Hanif Maimun, mengatakan, sejumlah sumber air yang selama ini menjadi penopang kebutuhan pesantren mengalami penurunan debit selama sekitar tiga minggu hingga satu bulan.

Beberapa sumber bahkan tidak lagi dapat dialirkan ke lingkungan pondok. Kondisi tersebut membuat pengelola pesantren harus mendatangkan air menggunakan tangki untuk memenuhi kebutuhan para santri.

Keterbatasan air paling dirasakan untuk kebutuhan sehari-hari. Penggunaan air untuk mandi harus dikurangi, sementara kebutuhan mencuci dan pelayanan logistik pesantren juga ikut terdampak.

Baca Juga:  TMMD Sengkuyung Tahap IV 2026, Bangun Jalan dan Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Desa

“Kemarin yang agak terkendali itu kebutuhan mencuci dan pelayanan logistik pondok karena memang membutuhkan air cukup banyak. Kalau untuk ibadah, alhamdulillah masih bisa tercover dan belum sampai tayamum,” kata Gus Hanif.

Saat ini kondisi sejumlah sumber air mulai membaik. Meski demikian, pengelola pesantren masih harus mengatur distribusi air untuk memenuhi kebutuhan pondok putra, pondok putri, serta berbagai lembaga pendidikan yang berada di lingkungan pesantren.

Gus Hanif berharap bantuan tersebut dapat membantu menjaga ketersediaan air selama kondisi sumber air belum sepenuhnya pulih.

“Harapannya bantuan air seperti ini bisa semakin menjangkau dan menutup kebutuhan para santri serta kegiatan yang ada di pondok,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Berita Terbaru