Pemkab Rembang Percepat Program Cek Kesehatan Gratis, Capaian Sudah 42,49 Persen

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Soesi Haryanti, sedang mensosialisasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Soesi Haryanti, sedang mensosialisasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat.

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan terus mengakselerasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit di masyarakat. Hingga pekan ke-28 tahun 2026 atau awal Juli, capaian program tersebut telah mencapai 42,49 persen dari total sasaran yang ditetapkan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Soesi Haryanti, sedang mensosialisasikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

 

mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menyukseskan program prioritas nasional tersebut melalui perluasan layanan dan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mendeteksi faktor risiko maupun penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang kesembuhan menjadi lebih besar.

Baca Juga:  HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

“Kami terus mengejar capaian agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat Program Cek Kesehatan Gratis. Pemeriksaan ini penting sebagai langkah skrining untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” ujar Soesi.

Ia menjelaskan, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan banyak peserta. Salah satunya dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang diselenggarakan bersama Kementerian Kesehatan dan Anggota Komisi IX DPR RI.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak mengubah pola pikir bahwa pemeriksaan kesehatan tidak perlu menunggu munculnya keluhan atau penyakit. Justru, melalui Program CKG berbagai gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya lebih efektif.

Baca Juga:  MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG

“Selama ini masih ada anggapan, kalau tidak sakit mengapa harus periksa. Pemahaman seperti itu perlu diluruskan. Program CKG hadir sebagai upaya skrining kesehatan masyarakat agar penyakit dapat dideteksi sedini mungkin,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, sasaran Program Cek Kesehatan Gratis tahun 2026 mencapai 675.501 jiwa. Hingga pekan ke-28, sebanyak 287.017 orang telah mengikuti pemeriksaan atau setara 42,49 persen dari target. Dengan demikian, masih terdapat 388.484 warga yang belum memanfaatkan layanan tersebut.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan untuk segera mendatangi puskesmas maupun lokasi pelayanan CKG di wilayah masing-masing. Seluruh layanan diberikan secara gratis sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini.

Baca Juga:  Satpol PP Rembang dan Bea Cukai Sita 1.716 Batang Rokok Ilegal di Tiga Lokasi

Sementara itu, berdasarkan capaian per wilayah, Kecamatan Pamotan menjadi daerah dengan jumlah peserta tertinggi. Dari target 52.290 orang, sebanyak 29.764 warga telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis.

Pemkab Rembang optimistis capaian tersebut akan terus meningkat seiring semakin masifnya sosialisasi dan pelayanan kesehatan yang dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Rembang. Program CKG diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah preventif dalam mencegah penyakit.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB