Pemkab Wonosobo Perkuat Digitalisasi dan Keterbukaan Informasi Publik

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 22 November 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 di Pendopo Bupati, Kamis (20/11/2025).

Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 di Pendopo Bupati, Kamis (20/11/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Seiring pesatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus berproses melakukan pembenahan dalam pelaksanaan digitalisasi, termasuk penyelenggaraan keterbukaan informasi publik. Antara lain, melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pembudayaan transparansi di seluruh perangkat daerah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Wonosobo, Mohammad Risyanto, seusai menyaksikan Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Bupati, Kamis (20/11/2025).

Riyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah berkomitmen melaksanakan keterbukaan informasi publik.

“Transparansi bukan hanya kewajiban, tetapi sarana untuk mencerdaskan masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik. Penilaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Baca Juga:  OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan merupakan keharusan yang tidak dapat ditawar.

“Harapan kami, kegiatan ini mampu memperkuat komitmen seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Wonosobo agar semakin aware terhadap urgensi pemenuhan hak informasi masyarakat. Dengan meningkatnya profesionalisme dan mutu pelayanan berbasis teknologi digital, cita-cita mewujudkan Wonosobo yang maju dan sejahtera dapat tercapai,” imbuhnya.

Uji publik menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana perangkat daerah memenuhi standar keterbukaan informasi, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait transparansi penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kanal komunikasi resmi Pemkab Wonosobo sebagai sarana memberikan masukan dan berpartisipasi dalampembangunan daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Khristiana Dhewi, menegaskan bahwa uji publik bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap keterbukaan dan transparansi.

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Gandeng KP2KP Sosialisasikan Pajak Dana Revitalisasi 145 Sekolah

“Uji publik memastikan bahwa keterbukaan informasi benar-benar dipahami, diterapkan, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Wonosobo memang telah meraih predikat tiga besar se-Jawa Tengah dalam kategori informatif, tetapi tanpa dibicarakan bersama masyarakat, capaian itu akan sia-sia. Pemerintah harus menjaga standar informasi yang bersihdan transparan,” jelasnya.

Dhewi menambahkan bahwa penghargaan Monev KIP bertujuan untuk menyeleksi perangkat daerah dengan kinerja terbaik.

“Kami memilih masing-masing 5 terbaik dari kategori kecamatan dan dinas. Harapannya, standar pemerintahan yang bersih dan transparan dapat terwujud dan menginspirasi perangkat daerah lainnya,” ungkapnya.

Tahun ini Monev KIP tingkat kabupaten diawali dengan Self Assessment Questionnaire (SAQ) oleh masing-masing PPID Badan/Dinas dan PPID Kecamatan. Dari penilaian tersebut, dipilih lima terbaik di setiap kategori untuk masuk ke tahap uji publik. Diantaranya untuk kategori Badan/Dinas yaitu BPBD, DPPKBPPA, Arpusda, Dinkes dan Satpol PP. sedangkan kategori Kecamatan terdiri dari Kalikajar, Kaliwiro, Leksono, Wonosobo dan kepil. 

Baca Juga:  Terlibat Pelanggaran Pasar Modal, OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN

Format uji publik tahun 2025 dikemas lebih segar dan edukatif, dengan menghadirkan tiga panelis profesional, dari Komisioner Komisi Informasi Jawa Tengah, perwakilan Diskominfo Provinsi Jawa Tengah dan Akademisi dari UNSIQ Wonosobo.

Adapun pengumuman kategori “Terinformatif” akan disampaikan dalam agenda Refleksi Akhir Tahun Pemkab Wonosobo.

“Semoga pesan yang ingin kita sampaikan mengenai pemerintah yang terbuka dan transparan dapat benar-benar diimplementasikan hingga tingkat PPID desa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru