Pemkab Wonosobo Pantau Keamanan Pangan di Pujasera dan Pasar Tradisional

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 11 Maret 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonosobo melaksanakan pemantauan keamanan pangan di sejumlah pujasera dan pasar tradisional, (10/3/2025).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonosobo melaksanakan pemantauan keamanan pangan di sejumlah pujasera dan pasar tradisional, (10/3/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Memastikan bahan makanan takjil yang dijual kepada masyarakat selama bulan Ramadhan aman untuk dikonsumsi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonosobo melaksanakan pemantauan keamanan pangan di sejumlah pujasera dan pasar tradisional. Pemeriksaan salah satunya, di Pujasera Kompleks Al-Mansyur, pada Senin (10/3/2025). 

Sub. Koordinator Seksi Farmasi Makanan Minuman danAlat Kesehatan Dinkes Wonosobo, Sutriatmoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan takjil yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya. Dimana, kegiatan pemantauan keamanan panganini adalah bagian dari rutinitas yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan dan mencakup semua sampeldari pujasera yang ada di 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo dan beberapa pujasera di pusat kota.

Baca Juga:  Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman

“Kami melakukan uji sampel terhadap bahan-bahan yang berpotensi membahayakan, seperti boraks, formalin, pewarna rodamin, pewarna makanan, pewarna tekstil merah, dan methanil yellow,” ujar Moko.

Hasilnya, Ia melaporkan bahwa seluruh sampel yang diambil dari pujasera di 15 kecamatan, termasuk yang berada di pusat kota, dinyatakan aman.

“Alhamdulillah, darisekitar 85 sampel yang diuji, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya. Semua aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dinkes juga melakukan pemantauan dan ujikeamanan pangan di pasar tradisional. Hasilnya, ditemukanbeberapa bahan makanan di pasar tradisional yangmengandung bahan berbahaya, namun secara umum memastikan keamanan pangan di seluruh wilayahWonosobo.

Baca Juga:  OJK Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Cetak Duta Literasi Keuangan di Jateng

Selain itu, guna meningkatkan kesadaran pentingnya kebersihan dan keamanan pangan, Dinkes Wonosobo juga melaksanakan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) secara berkala. 

Sementara itu, Sub Koordinator Seksi Kesling dan Kerjaor Dinkes Wonosobo, Pujiyati menjelaskan, tujuan IKL adalah untuk memastikan bahwa makanan yang dijual tidak terkontaminasi oleh lingkungan sekitar.

“Kami juga melakukan edukasi dan pembinaan kepada para pedagang agar mereka senantiasa menjaga kebersihan dan higienitasmakanan yang dijajakan,” ungkap Pujiyati.

Sebagai bagian dari program pembinaan, setiap gerobak atau gerai yang telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan akan diberikan stiker sebagai tanda bahwa telah dilakukan pemeriksaan IKL.

Baca Juga:  Sudah Tak Layak dan Membahayakan, Pemkab Rembang Perbaiki Jembatan Kaliombo

“Dinkes Wonosobo berharap hal ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan pedagang, serta meningkatkan kesadaranakan pentingnya menjaga kebersihan dalam setiap kegiatan perdagangan makanan,” imbuhnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pedagang makanan, untuk selalu memperhatikan kebersihan dan kesehatan dalam setiap aktivitasnya demi terciptanyalingkungan yang sehat dan aman bagi semua. 

“Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan agar bahan pangan yang beredar di pasar dan pujasera aman dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Status Karhutla Gunung Sumbing Ditetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Wonosobo Siagakan Ratusan Personel Gabungan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru