Syawalan, Tiga Desa Pesisir Demak Larung Kepala Kerbau

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 8 April 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sakral dan meriah mewarnai pelaksanaan tradisi Syawalan di wilayah pesisir Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Senin (7/4/2025).

Suasana sakral dan meriah mewarnai pelaksanaan tradisi Syawalan di wilayah pesisir Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Senin (7/4/2025).

Pilarjateng.com, Demak – Suasana sakral dan meriah mewarnai pelaksanaan tradisi Syawalan di wilayah pesisir Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak yang melibatkan tiga desa sekaligus, yakni Morodemak, Margolinduk, dan Purworejo, Senin (7/4/2025). Tradisi tahunan ini menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas limpahan hasil laut serta harapan akan keselamatan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dipusatkan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Morodemak, yang dihiasi kapal-kapal nelayan dengan ornamen khas laut. Tradisi puncak berupa larung kepala kerbau ke laut lepas menjadi simbol utama sedekah laut, diiringi dengan doa bersama, istighotsah, serta pagelaran wayang kulit pada malam harinya.

Baca Juga:  BNN Dorong Gen Z Jepara Ambil Peran Hadapi Ancaman Narkoba

Kepala Desa Purworejo, Rifki Salafudin, menyampaikan bahwa tradisi larungan ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi pengikat kuat antar warga tiga desa pesisir.

“Selama setahun terakhir, hasil tangkapan nelayan cukup baik. Melalui sedekah laut ini, kita bersyukur kepada Allah SWT sekaligus memohon perlindungan bagi para nelayan agar terhindar dari bahaya saat melaut,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Longsor, Pemkab Wonosobo dan Relawan Tanam 200 Pohon Damar di Jalisu

Ia menambahkan bahwa sedekah laut tidak hanya sebagai perwujudan syukur manusia, tetapi juga bagian dari kesadaran untuk menjaga keseimbangan dengan alam dan seluruh makhluk ciptaan Tuhan.

Tradisi ini diprakarsai oleh Paguyuban Nelayan dari tiga desa tersebut, dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, karang taruna, serta berbagai unsur masyarakat. Kehadiran pejabat setempat, unsur Forkompincam, hingga para ulama dari tiga desa, turut menambah khidmat jalannya acara.

Baca Juga:  Aparat Gabungan dan Masyarakat Tutup Tempat Judi Sabung Ayam di Mranggen

Lebih dari sekadar ritual, Syawalan tiga desa ini menjadi momentum mempererat persaudaraan, gotong royong, dan identitas kultural masyarakat pesisir Demak.

“Tradisi ini mengingatkan kita bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama. Jika masyarakat kompak dan saling mendukung, insyaAllah segala tantangan bisa kita hadapi bersama,” pungkas Rifki.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru