Rembang Ditarget Punya 39 SPPG Dukung Program MBG

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 13 Mei 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Edi Wuryanto saat kegiatan sosialisasi MBG kepada ratusan Bidan yang tergabung dalam IBI, di Gedung KPRI Kecamatan Pancur, Rembang, Senin (12/5/2025).

Anggota Komisi IX DPR RI, Edi Wuryanto saat kegiatan sosialisasi MBG kepada ratusan Bidan yang tergabung dalam IBI, di Gedung KPRI Kecamatan Pancur, Rembang, Senin (12/5/2025).

Pilarjateng.com, Rembang – Kabupaten Rembang ditargetkan memiliki 39 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subiyanto. Hingga saat ini, baru dua unit SPPG yang beroperasi, artinya masih diperlukan pembentukan 37 SPPG lagi.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edi Wuryanto saat kegiatan sosialisasi MBG kepada ratusan Bidan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Gedung KPRI Kecamatan Pancur, Senin (12/5/2025) menjelaskan, bahwa program ini perlu terus disosialisasikan. Baik kepada masyarakat hingga tenaga Kesehatan seperti Bidan, perawat dan lainnya.

Baca Juga:  Bupati Rembang Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Menabung dan Kembangkan Usaha

“Program MBG ini masih banyak yang harus dipahamkan dan MBG melibatkan masyarakat, terutama bagi Yayasan yang tertarik bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN), dengan melibatkan banyak stakeholder,” terangnya.

Edi juga mengatakan, bahwa tujuan dari MBG adalah untuk memperbaiki asupan nutrisi anak- anak di Rembang. Adapun untuk mempercepat tercapainya tujuan MBG, peran tenaga Kesehatan seperti Bidan, Perawat dan profesi lainnya sangat dibutuhkan.

Baca Juga:  Berantas Peredaran Miras, Polsek Karanganyar Amankan Puluhan Botol dan Mesin Pres

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, Tengku Syahdana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem pelayanan gizi yang berkelanjutan. Menurutnya, MBG tidak hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak besar juga bagi ekonomi kerakyatan.

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Gandeng KP2KP Sosialisasikan Pajak Dana Revitalisasi 145 Sekolah

Sementara itu, Bupati Rembang, Harno, menyambut baik hadirnya program MBG di daerahnya. Ia menilai SPPG akan menjadi instrumen penting dalam menekan kasus stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah desa.

“Rembang sangat menanti program ini. Kami siap mendukung penuh agar anak-anak di Rembang bisa tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Bupati.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Berita Terbaru