Kadinas DLH Demak: Adipura Sebuah Bonus, Utamakan Masyarakat Cinta Lingkungan

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak, Mulyanto.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak, Mulyanto.

Pilarjateng.com, Demak – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak, Mulyanto, menyoroti masih adanya kebiasaan masyarakat yang membakar sampah secara sembarangan. Ia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak hanya melanggar peraturan, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

“Pembakaran sampah di bawah 10.000 derajat justru menimbulkan polutan baru yang berbahaya bagi udara dan manusia,” ujar Mulyanto, Selasa (14/10/25).

Baca Juga:  Harga Solar Industri Naik, Gubernur Jateng Kawal Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat

Meski demikian, Mulyanto mengapresiasi langkah positif beberapa desa yang mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu, salah satunya Desa Kebonsari di Kecamatan Dempet, yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Lebih lanjut Mulyanto menjelaskan, bahwa DLH Demak terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui berbagai program edukasi dan pendampingan desa, agar masyarakat dapat mengelola sampah dengan bijak tanpa bergantung pada sistem konvensional.

Baca Juga:  BNN Dorong Gen Z Jepara Ambil Peran Hadapi Ancaman Narkoba

“Kami tidak ingin hanya mengejar Adipura. Tujuan utama kami adalah menjadikan Demak bersih, hijau, dan masyarakatnya sadar lingkungan. Kalau itu tercapai, penghargaan pasti akan mengikuti,” tegasnya.

Mulyanto juga menambahkan bahwa penghargaan Adipura sejatinya bukan tujuan akhir, melainkan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat terhadap daerah yang konsisten menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya.

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan Good Mining Practice Award Provinsi Jawa Tengah 2026

“Terkait Adipura, sebenarnya bukan masalah mengejar ya, tapi kita bercita-cita. Penghargaan Adipura itu diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup kepada kabupaten atau kota yang bersih dan hijau,” ungkapnya.

“Jadi, Adipura itu bonus saja. Yang utama adalah bagaimana masyarakat bisa mencintai dan menjaga lingkungannya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru