Pemkab Wonosobo Percepat Peningkatan Kapasitas dan Kemandirian Kampung KB

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 200 peserta, terdiri dari perangkat daerah terkait, koordinator PKB, kepala desa, serta perwakilan POKJA Kampung KB yang telah berklasifikasi berkelanjutan, mengikuti Pembinaan Kelompok Kerja (POKJA) Kampung Keluarga Berkualitas, di Pendopo Bupati Wonosobo, Selasa (28/10/2025).

Sebanyak 200 peserta, terdiri dari perangkat daerah terkait, koordinator PKB, kepala desa, serta perwakilan POKJA Kampung KB yang telah berklasifikasi berkelanjutan, mengikuti Pembinaan Kelompok Kerja (POKJA) Kampung Keluarga Berkualitas, di Pendopo Bupati Wonosobo, Selasa (28/10/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menggelar kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja (POKJA) Kampung Keluarga Berkualitas, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati Wonosobo tersebut dihadiri Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dan Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, Nyingit Wudi Amini.

Dalam arahannya, Bupati Wonosobo menegaskan pentingnya pembinaan dalam memperkuat kapasitas POKJA dalam memahami tugas dan fungsinya, serta mampu menyusun Rencana Kerja Masyarakat (RKM) secara tepat. Selain itu, juga memanfaatkan sistem pelaporan digital melalui aplikasi dan website Kampung Keluarga Berkualitas.

“Kita ingin memastikan seluruh Kampung Keluarga di Wonosobo mampu naik kelas menjadi Kampung Keluarga Berkualitas yang mandiri dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Afif mengapresiasi sinergi lintas sektor dan semangat para kader desa, sehingga Kabupaten Wonosobosering meraih prestasi nasional dalam bidang PKK dan Kampung KB.

Baca Juga:  Bupati Rembang Dorong Penataan Rest Area untuk Tarik Wisatawan

“Kekuatan kader menjadi kunci sukses program Kampung KB. Pemerintah akan terus memberi ruang bagi kader untuk berinovasi dan berkreasi,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, Nyingit Wudi Amini, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Kabupaten Wonosobo dalam mengembangkan dan memperkuat penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Menurutnya, Wonosobo dipilih sebagai lokasi kegiatan pembinaan karena memiliki banyak prestasi dan inovasi yang terbukti berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kampung KB tidak akan berjalan tanpa kerja sama semua pihak. Program ini bersifat integratif dan kolaboratif, sehingga intervensi dari berbagai sektor sangat diperlukan. Di Wonosobo, sinergi ini terlihat sangat kuat dan kompak, dibuktikan dengan berbagai prestasi yang telah diraih,” ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa keberadaan POKJA Kampung KB memiliki peran penting dalam membantu pemerintah desa menjalankan berbagai program pembangunan berbasis keluarga.

“Kampung KB di Wonosobo tidak hanya banyak inovasinya, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Ini menjadi contoh praktik baik yang perlu dibagikan dan diadopsi di daerah lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Kapolsek Mranggen, Kapolres Demak Tekankan Pelayanan Publik

Lebih lanjut, Nyingit mengungkapkan bahwa kegiatan pembinaan di Wonosobo juga menjadi ajang sharing praktik baik (best practice) antar daerah. Ia mencatat bahwa 70 persen Kampung Keluarga Berkualitas di Wonosobo telah terklasifikasi mandiri dan berkelanjutan, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengembangkan program Bangga Kencana.

“Kami mengapresiasi Bupati Wonosobo beserta seluruh jajarannya yang telah menunjukkan kinerja luar biasa. Kami akan menyimak praktik-praktik baik yang sudah dilakukan di sini, untuk kemudian dapat kami adopsi dalam proses pembinaan Kampung KB di wilayah lain di Indonesia,” pungkasnya.

Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno S., dalam laporannya menjelaskan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Wonosobo telah membentuk 265 Kampung Keluarga Berkualitas. Tingkat Dasar sebanyak 22 Kampung, Berkembang 39 Kampung, Mandiri 16 Kampung dan Berkelanjutan 188 Kampung. 

Baca Juga:  OJK dan Pemprov Jateng Perkuat Akses Pembiayaan Hijau Bagi Industri Kecil dan Menengah

Kegiatan pembinaan diikuti oleh 200 peserta, terdiri dari perangkat daerah terkait, koordinator PKB, kepala desa, serta perwakilan POKJA Kampung KB yang telah berklasifikasi berkelanjutan. Selain kegiatan pembinaan di pendopo, peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke Inovasi Layanan Publik (ILP) di Desa Candimulyo, serta ke Sekretariat Kampung KB dan Rumah DataKu Abhinaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan POKJA memahami regulasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas danmampu menyusun Rencana Kerja Masyarakat (RKM) secara tepat. Selain itu , POKJA juga diharapkan mampu melaksanakan pelaporan digital melalui aplikasi Kampung KB dan Peningkatan status seluruh Kampung KB menuju klasifikasi mandiri dan berkelanjutan.

Dengan pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap penyelenggaraan Program Bangga Kencana dan Kampung Keluarga Berkualitas semakin efektif, terintegrasi, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, keluarga, dan masyarakat di seluruh wilayah Wonosobo.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Wonosobo Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok
Satgas PASTI Tindak Aktivitas Keuangan Ilegal, Penipuan Transaksi Keuangan, dan Pergadaian Ilegal
Jatuh ke Dalam Sumur, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal Dunia
Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Pemkab Wonosobo Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Satgas PASTI Tindak Aktivitas Keuangan Ilegal, Penipuan Transaksi Keuangan, dan Pergadaian Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Jatuh ke Dalam Sumur, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Berita Terbaru

Sosialisasi dan diskusi terarah (Focus Group Discussion/FGD), memperkuat penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Hotel Eagle Wonosobo, Selasa (27/10/2026).

Daerah

Pemkab Wonosobo Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok

Jumat, 30 Okt 2026 - 00:33 WIB