PLN Pastikan Seluruh Jaringan Transmisi Selama Nataru Aman

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady (kiri) sedang mengadakan kunjungan di PLN UPT Semarang, Jumat (5/12/2025).

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady (kiri) sedang mengadakan kunjungan di PLN UPT Semarang, Jumat (5/12/2025).

Pilarjateng.com, Semarang – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) memastikan seluruh infrastruktur transmisi dalam kondisi prima untuk menjamin kelancaran pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Hal tersebut diungkapkan General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady kepada wartawan dalam media briefing di PLN UPT Semarang, Jumat (5/12/2025).

Menurutnya, mengingat pentingnya kesiapan transmisi, pihaknya akan mengerahkan seluruh personel tanpa libur untuk menjaga keandalan sistem, karena transmisi merupakan jalur utama penyaluran listrik ke masyarakat.

“Transmisi memang tidak berhubungan langsung dengan pelanggan, tapi kalau jalur utamanya terganggu, seluruh layanan ke masyarakat ikut terdampak. Karena itu selama Nataru kami siaga penuh tanpa libur,” ujarnya

Baca Juga:  Polres Demak Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Lebih lanjut Handy menjelaskan, masa siaga Nataru PLN ditetapkan mulai 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Ia menegaskan bahwa selama periode tersebut, petugas transmisi wajib bertugas di posko masing-masing.

“Lebaran, Natal, Sabtu, Minggu, kami tetap bekerja. Konsumen tegangan tinggi listriknya tidak bisa dipadamkan saat hari kerja, sehingga banyak pekerjaan pemeliharaan dilakukan pada akhir pekan,” ucapnya.

PLN mencatat gangguan transmisi paling sering disebabkan oleh petir dan layang-layang. Risiko tambahan meliputi balon udara, plastik mulsa dari lahan pertanian yang terbawa angin, dan pohon yang tumbuh mendekati jaringan transmisi.

Baca Juga:  Bupati Rembang Dorong Penataan Rest Area untuk Tarik Wisatawan

“Layang-layang yang tersangkut dapat memutuskan aliran listrik. Bahkan layang-layang dari tempat jauh bisa terbawa angin dan mengenai jaringan transmisi,” bebernya.

PLN mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di area jaringan transmisi demi keselamatan.

Dalam upaya mempercepat penanganan gangguan, PLN telah mengimplementasikan sistem peta petir yang dapat memantau titik sambaran petir hingga radius 300–500 meter dari tower transmisi. Setiap tower memiliki koordinat GPS, sehingga lokasi gangguan bisa segera terdeteksi.

“Petir itu tidak bisa dikendalikan, tapi dengan teknologi ini kami dapat mengetahui titik kejadiannya dan melakukan perbaikan pentanahan agar sambaran tidak mengganggu masyarakat,” jelas Handy.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi Propam Polri, Polres Demak Gelar Donor Darah

PLN UIT JBT juga menjalankan berbagai program edukasi dan keselamatan, seperti Sinau Listrik, Pak Mas, dan SATRIA, untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang bahaya listrik dan keselamatan jaringan transmisi. Program SATRIA khusus mencegah gangguan dari layang-layang dan balon udara di wilayah Wonosobo dan Purwokerto.

Selain itu, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIT JBT menjalankan 10 program pendukung masyarakat, termasuk penanaman mangrove di Karawang dan peningkatan produktivitas pertanian dengan listrik melalui program Electrifying Agriculture. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru