Dirjen Perkebunan dan Pemkab Rembang Kick Off Tanam Tebu di Area 3050 Hektar

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 16 Oktober 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Launching program Bongkar Ratoon (peremajaan tebu) di Desa Kerep Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Kamis (16/10/2025).

Launching program Bongkar Ratoon (peremajaan tebu) di Desa Kerep Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Kamis (16/10/2025).

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melakukan Kick Off Bongkar Ratoon (peremajaan tebu) di Desa Kerep Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Kamis (16/10/2025). Tebu yang akan ditanam di Rembang di berbagai Desa ini mencapai 3050 hektar.

Launching program ini dilakukan oleh Plt Direktur Jendral Perkebunan,  Abdul Roni Angkat bersama Bupati Rembang H. Harno dan Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi.

Dalam kesempatan itu , mereka juga menyerahkan bantuan benih tebu secara simbolis kepada tiga kelompok tani di Desa Kerep. Meliputi kelompok tani Ngudi Makmur, Ngudi Rahayu dan Sido Makmur.

Plt Direktur Jenderal Perkebunan,  Abdul Roni Angkat mengatakan penanaman ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum penting bagi sektor perkebunan Indonesia.

Baca Juga:  Tim SAR Berhasil Evakuasi Pecinta Reptil yang Jatuh ke Jurang Lawe Benowo

“Penanaman benih tebu bongkar ratoon perdana ini menjadi momentum penting dalam percepatan realisasi program Hilirisasi Perkebunan di sektor tebu,” ujar Abdul Roni.

Program bongkar ratoon sendiri merupakan proses mengganti tanaman tebu yang sudah tiga kali panen karena produktivitasnya menurun, lalu diganti dengan benih baru yang lebih unggul. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, efisiensi, dan keberlanjutan industri gula nasional.

“Kami memastikan peningkatan produksi tebu dilakukan dengan pendekatan berkelanjutan dan berbasis inovasi teknologi,” lanjut Roni.

Ditjen Perkebunan terus memperkuat hilirisasi komoditas strategis, termasuk tebu, untuk mengurangi ketergantungan impor gula.
Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi menegaskan bahwa program ini sejalan dengan transformasi industri gula menuju sistem yang modern dan efisien.

Baca Juga:  Kapulaga Dorong Keluarga Naik Kelas dari Keterampilan hingga Akses Pasar

“Ini bentuk komitmen kami mendukung program Hilirisasi Perkebunan Kementerian Pertanian. SGN akan terus memperluas program peremajaan tanaman tebu agar petani dan industri sama-sama tumbuh,” ujarnya.

Menurut Mahmudi, upaya pencapaian swasembada gula nasional diharapkan dengan mengikutsertakan petani melalui penguatan ekosistem tebu rakyat, diantaranya program bongkar ratoon dengan bantuan benih berkualitas dan penataan varietas untuk peningkatan produktifitas gula hingga bantuan modal kerja melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus Kluster Petani Tebu.

“Kami telah menginisiasi dan berkolaborasi dengan kementerian serta lembaga terkait untuk memperkuat ekosistem tebu rakyat, diantaranya KUR Khusus Kluster Petani Tebu sehingga kebutuhan petani dapat terpenuhi. KUR ini berbeda dengan sebelumnya karena tanpa pembatasan plafon sehingga bisa dimanfaatkan petani untuk modal kerja,” ungkapnya.

Baca Juga:  Apel Pembinaan Pegawai, Bupati Wonosobo Apresiasi Kinerja ASN dan Serahkan Sejumlah Penghargaan

Bupati Rembang, Harno juga menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Rembang sebagai salah satu lokasi pengembangan kawasan tebu nasional. Pihaknya menghimbau petani tebu untuk memanfaatkan program Bongkar Ratoon serta sinergi dengan SGN diantaranya mengirim ke PG Rendeng.

“Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani kami,” kata Harno.

“Pemerintah daerah siap memberikan dukungan dari sisi kebijakan, pendampingan, dan infrastruktur pendukung,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru