Seorang Pemancing Tewas di Embung Desa Kebasen Tegal

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR sedang mengevakuasi Andre (15), seorang pemancing yang tewas tenggalam saat hendak mengambil mata kailnya yang tersangkut di embung desa Kebasen Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jum'at (10/10/25) sore.

Tim SAR sedang mengevakuasi Andre (15), seorang pemancing yang tewas tenggalam saat hendak mengambil mata kailnya yang tersangkut di embung desa Kebasen Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jum'at (10/10/25) sore.

Pilarjateng.com, Tegal – Andre (15), seorang pemancing
asal desa Pesalakan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, tewas tenggalam saat hendak mengambil mata kailnya yang tersangkut di embung desa Kebasen Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jum’at (10/10/25) sore sekira pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, kejadian bermula saat korban bersama rekannya memancing di embung yang berkedalaman 6 meter tersebut. Saat mancing, mata kail korban tersangkut di dasar embung sehingga korban berinisiatif untuk melepas sangkutan.

Baca Juga:  Pemerintah Akan Perbaiki 30 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Jateng

“Diduga korban tidak menguasai keadaan yang licin sehingga terpeleset dan langsung tenggelam,” ungkap Budiono.

Rekannya yang melihat kejadian itu tidak berani untuk melakukan pertolongan, mengingat embung yang dalam dan juga area sekitar sepi pemancing. Saksi kemudian segera meminta pertolongan ke warga sekitar yang diteruskan ke Unit Siaga SAR (USS) Pemalang Kantor SAR Semarang.

Baca Juga:  Perkuat Penanganan TBC, DPR Ajak Warga Aktif Periksa Kesehatan

“Kami menerjunkan satu tim lengkap dengan peralatan selam untuk melakukan evakuasi,” tambah Budiono.

Pukul 20.30 WIB tim USS Pemalang dan tim SAR gabungan yang tiba dilokasi langsung melakukan pencarian dengan cara penyelaman di lokasi terpelesetnya korban.

Meskipun pandangan terbatas dan minimnya penerangan, akhirnya setelah satu setengah jam pencarian, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dasar embung.

Baca Juga:  Wagub Jateng Jenguk Siswa Korban Sekolah Roboh di Sragen

“Pukul 22.00 WIB tim berhasil menggapai korban didasar embung, bergeser 3 meter dari titik tenggelamnya korban. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” terang Budiono.

“Terimakasih untuk tim SAR gabungan yang sudah berusaha untuk segera menemukan korban sehingga korban cepat ditemukan,” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru