Tembok Tandon Air Ponpes Gontor Magelang Runtuh, 4 Santri Tewas Tertimbun

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 26 April 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi para santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor di desa Mangunsari Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (25/4/25).

Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi para santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor di desa Mangunsari Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (25/4/25).

Pilarjateng, Magelang – Sebidang tembok penyangga tandon air mendadak roboh dan mengenai puluhan santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor yang berada di desa Mangunsari Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang pada Jumat (25/4/25),  sekira pukul 10.45 WIB. Akibatnya 4 santri meninggal dunia, 25 santri lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Basarnas Semarang, Budiono, kejadian bermula saat puluhan santri sedang antri hendak mandi menjelang ibadah sholat jum’at. Saat mengantri tiba-tiba tembok penyangga tandon air sepanjang 15 meter yang berada di depan kamar mandi ambrol dan menimpa para santri.

Baca Juga:  OJK Perkuat Kerja Sama Indonesia - Australia dalam Penanganan Scam Keuangan

“Kejadian sangat cepat dan ada beberapa santri yang tidak sempat menyelamatkan diri karena ruang yang sempit berupa lorong. Bahkan ada dari mereka yang terhimpit tembok dan tidak mampu bergerak bahkan ada yang langsung meninggal dunia di tempat” terang Budiono.

Basarnas Semarang yang menerima informasi tersebut langsung menerjunkan tim yang dibantu Basarnas Yogyakarta, serta puluhan potensi SAR baik dari Damkar Muntilan, Sarda Jateng, PMI, TNI, Polri maupun organisasi SAR lainnya. Tim Basarnas sendiri dilengkapi dengan peralatan urban SAR yang memang diperuntukkan pada penanganan kejadian bangunan runtuh.

Baca Juga:  UMKM Jateng Berkontribusi Investasi 20 Persen

Proses evakuasi berjalan sangat dramatis, karena Basarnas dan tim SAR gabungan harus berjibaku dengan waktu untuk menyelamatkan korban yang masih hidup dan dalam posisi terjepit.

“Akses yang sempit dan pergerakan tembok yang masih labil membuat tim harus waspada ekstra. Bahkan untuk meminimalisir pergerakan tembok, dengan bantuan dari IOF, tim mengikat tembok tersebut dan menambatkan pada mobil 4×4 milik anggota IOF,” ungkap Budiono.

Setelah proses evakuasi berjalan selama 12 jam, akhirnya pada pukul 23.30 WIB seluruh korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Untuk mengevakuasi korban terakhir, tim harus berusaha selama 3,5 jam untuk mengeluarkannya dari reruntuhan.

Baca Juga:  Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Pendidikan Karakter dan Kolaborasi

“Total ada 29 korban, dimana 20 korban berhasil selamat dengan evakuasi mandiri oleh pihak ponpes, 5 korban terjepit berhasil dievakuasi tim dalam keadaan luka edang hingga berat. Sedangkan 4 korban lainnya dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” Imbuh Budiono.

“Terimakasih atas usaha dari tim SAR Gabungan yang luar biasa dengan penanganan yang tepat sehingga operasi SAR dapat berjalan dengan lancar dan semua korban berhasil terevakuasi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru