Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gapura pembatas Kabupaten Rembang.

Gapura pembatas Kabupaten Rembang.

Pilarjateng.com, Rembang ‘- Pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan pembangunan tugu identitas Kabupaten Rembang akan direalisasikan pada tahun 2026. Tugu tersebut akan menjadi ikon baru sekaligus penanda pintu masuk wilayah Kabupaten Rembang dari arah Barat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Maryosa, menjelaskan tugu identitas tersebut direncanakan akan dibangun di tepi Jalur Pantura Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, tepatnya di sebelah timur SPBU Kaliori. Lokasi tersebut dipilih setelah melalui sejumlah kajian teknis dan pertimbangan keselamatan lalu lintas.

Menurut Maryosa, lokasi awal pembangunan sempat direncanakan berada di kawasan Pantura Kaliori yang berbatasan dengan Kabupaten Pati. Namun, rencana tersebut dibatalkan karena kondisi lahan yang terbatas dan berpotensi mengganggu arus kendaraan.

Baca Juga:  Antisipasi Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Demak Razia Tempat Hiburan Malam

“Dulu rencana di Kaliori, tapi karena terlalu sempit dan di seberangnya mengganggu lalu lintas, makanya kita pindah,” ujarnya, Rabu (29/7).

Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama mengingat jalur Pantura merupakan ruas jalan nasional dengan volume kendaraan yang sangat tinggi. Karena itu, konsep pembangunan juga disesuaikan agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Untuk mewujudkan proyek tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran hampir Rp2 miliar yang bersumber dari kolaborasi antara Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Gresik dan APBD Kabupaten Rembang.

“Untuk pembangunan fisiknya Rp1,8 miliar. Total anggaran hampir Rp2 miliar,” jelasnya.

Berbeda dengan konsep gapura yang melintang di atas jalan, tugu identitas Rembang akan dibangun di sisi utara dan selatan jalan. Desain tersebut dipilih guna menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas di jalur nasional.

Baca Juga:  RS Telogorejo Semarang Buka Konsultasi Promil Sehari di Rembang, Hadirkan Dokter Spesialis

Tugu akan menampilkan tulisan “Rembang” dan “Bangkit”, serta dilengkapi simbol jangkar berukuran besar di bagian atas sebagai representasi karakter maritim Kabupaten Rembang. Berbagai ornamen khas daerah juga akan ditampilkan untuk menggambarkan potensi unggulan, budaya, dan identitas masyarakat Rembang.

“Kalau zaman dulu mungkin masih oke dibuat melintang. Cuma sekarang lalu lintas semakin ramai, khawatir nanti akan mengganggu keselamatan,” kata Maryosa.

Ia menambahkan, proses pembangunan sempat menunggu perizinan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum karena lokasi proyek berada di kawasan jalan nasional. Namun saat ini izin tersebut telah diterbitkan sehingga tahapan proyek dapat dilanjutkan.

Baca Juga:  Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris

“Izinnya sudah turun. Memang yang lama itu menunggu izin dari pusat karena lokasinya masuk jalan nasional,” tegasnya.

Saat ini DPUTARU Kabupaten Rembang tengah menyelesaikan dokumen lelang sebelum diumumkan melalui sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pemenang tender ditargetkan sudah ditetapkan pada Agustus 2026 sehingga pekerjaan konstruksi dapat segera dimulai.

Pembangunan tugu identitas ini diharapkan dapat memperkuat citra Kabupaten Rembang sekaligus menjadi landmark yang menyambut masyarakat maupun pengunjung yang memasuki wilayah Rembang.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris
Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:24 WIB

OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Berita Terbaru