Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Avatar photo

- Reporter

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Demak AKBP Samel, meninjau kesiapan kendaraan dan personil dalam Operasi Patuh Candi, di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Senin (26/10/2026).

Kapolres Demak AKBP Samel, meninjau kesiapan kendaraan dan personil dalam Operasi Patuh Candi, di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Senin (26/10/2026).

Pilarjateng com, Demak – Polres Demak menggelar Operasi Patuh Candi 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas dan pencegahan kecelakaan, menyusul kenaikan angka kecelakaan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas Polres Demak, jumlah kecelakaan lalu lintas selama Januari-September 2026 meningkat 20 persen atau bertambah 141 kejadian dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin Kapolres Demak AKBP Samel, diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Kapolres Demak AKBP Samel mengatakan, peningkatan angka kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius yang harus direspons melalui penguatan upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Rembang Dorong Penataan Rest Area untuk Tarik Wisatawan

“Keselamatan masyarakat di jalan raya harus menjadi prioritas. Karena itu, diperlukan langkah pencegahan yang optimal serta peningkatan kesadaran seluruh pengguna jalan agar angka kecelakaan dapat ditekan,” kata Samel.

Operasi Patuh Candi 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.” Pelaksanaannya mengedepankan upaya preventif melalui edukasi, pengaturan lalu lintas, dan pendekatan humanis, terutama di lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan.

Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran operasi, diantaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman, balap liar, berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta pengendara di bawah umur.

Baca Juga:  Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila

Petugas juga menyasar pelanggaran berupa melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot tidak standar, serta kendaraan yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Meski demikian, pelaksanaan operasi tidak hanya berorientasi pada penindakan. Petugas diminta mengedepankan edukasi dan teguran simpatik, khususnya terhadap pelanggaran yang masih dapat ditangani melalui pendekatan persuasif. Adapun penegakan hukum dilakukan secara selektif, proporsional, dan profesional terhadap pelanggaran berisiko tinggi.

Samel menegaskan, personel yang bertugas harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sikap santun dan profesional menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan kehadiran polisi memberikan manfaat nyata bagi pengguna jalan.

Baca Juga:  24 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Demak Dilantik

“Personel harus bersikap santun, tidak arogan, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Polri di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, menjaga kelancaran lalu lintas, serta membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Melalui operasi ini, Polres Demak mengajak masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai bagian dari kesadaran sehari-hari. Kepatuhan terhadap aturan diharapkan tidak hanya muncul ketika ada petugas yang melakukan pengawasan, tetapi tumbuh dari pemahaman bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.

“Patuhi aturan lalu lintas bukan semata-mata karena pengawasan atau penindakan petugas, melainkan karena kesadaran akan pentingnya keselamatan dan tanggung jawab setiap pengguna jalan,” ungkap Samel.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris
Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat
OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:24 WIB

OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Berita Terbaru