Tradisi Dandangan, Kearifan Lokal yang Harus Dirawat dan Dikembangkan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti memimpin Apel dalam rangka Tradisi Dandangan di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (28/2/2025).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti memimpin Apel dalam rangka Tradisi Dandangan di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (28/2/2025).

Pilarjateng.com, Kudus – Tradisi Dandangan adalah warisan budaya dari Kanjeng Sunan Kudus Syekh Ja’far Shodiq yang harus dirawat dan dikembangkan. Hal itu disampaikan Bupati Kudus yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti saat Apel dalam rangka Tradisi Dandangan di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (28/2/2025).

“Dandangan adalah tradisi menyambut Ramadan yang dilakukan Sunan Kudus Syekh Ja’far Shodiq. Tugas kita adalah merawatnya,” paparnya. 

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Tradisi yang dilaksanakan untuk menyambut bulan suci Ramadan telah berkembang dengan melibatkan UMKM. Selain syiar agama Islam, Dandangan menjadi event yang menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Kudus,  bahkan, tradisi ini diakui sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Kabupaten Kudus.

“Sampai saat ini, ratusan UMKM turut meramaikan Dandangan. Menjadi event yang menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kudus,” terangnya.

Revlisianto menyatakan, Dandangan yang digelar sejak 19 Februari akan ditutup hari ini, Jumat (28/2). Mengingat, prediksi 1 Ramadan jatuh pada esok hari yakni pada 1 Maret 2025, Dandangan ditutup dengan kirab. 

Baca Juga:  Pabrik Kemasan Kertas Asal Tiongkok Berinvestasi di Kendal

“Kita sudah sampai pada penghujung Dandangan 2025. Prediksi 1 Ramadan jatuh pada esok hari,” tutupnya.

Meskipun didominasi dengan hujan, perayaan Dandangan masih tetap menyedot perhatian masyarakat. Sebagai event yang terus dinanti, Dandangan tetap dipadati pengunjung dari Kudus dan luar Kudus.

Revlisianto Subekti menyatakan, total pengunjung Dandangan diperkirakan mencapai 50 ribu orang.

Baca Juga:  Dua Remaja Tenggelam di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia

“Kalau omzet sampai hari ini saya belum mendapatkan laporan dari Dinas Perdagangan. Namun, keramaian pengunjung sama seperti tahun kemarin. Meskipun hujan, masyarakat tetap antusias,” lanjutnya.

Usai Apel, dilaksanakan Kirab Dandangan yang diikuti oleh perwakilan dari Kecamatan, dan anak pramuka. Para peserta memakai pakaian Kudusan. Diiringi rebana, mereka berjalan dari Pendapa Kabupaten Kudus sampai Menara Kudus.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat
Polres Demak Amankan Pasar Rakyat dan Tradisi Grebeg Besar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru