OJK Dukung Perkembangan Ekonomi Daerah dan Lumbung Pangan Nasional

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Business Matching Produk Pangan Lokal Kabupaten Magelang, Rabu (8/7).

Kegiatan Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Business Matching Produk Pangan Lokal Kabupaten Magelang, Rabu (8/7).

Pilarjateng.com, Magelang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam rangka mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Business Matching Produk Pangan Lokal Kabupaten Magelang dengan tema “Penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif untuk Mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan Program Makan Bergizi Gratis” di Kabupaten Magelang, Rabu (8/7).

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kabupaten Magelang sebagai komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pengembangan ekonomi daerah melalui dukungan pembiayaan, penguatan rantai pasok pangan lokal, dan peningkatan akses keuangan bagi sektor produktif.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo menyampaikan apresiasi atas penandatanganan kesepakatan bersama dalam pengembangan ekosistem keuangan PED di Kabupaten Magelang.

Baca Juga:  Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

“Kami berharap kerja sama ini menjadi dasar implementasi program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Hidayat.

Hidayat menambahkan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model sinergi yang menghubungkan ekosistem pangan lokal, Program MBG, IJK, dan pemerintah daerah sehingga mampu memperkuat akses keuangan, ketahanan rantai pasok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah guna meneguhkan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

Kegiatan ini merupakan sinergi OJK, TPAKD, Pemerintah Daerah, dan Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam memperkuat akses keuangan bagi sektor produktif, khususnya komoditas pangan lokal, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta memperluas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Selain itu, kegiatan ini mendorong kolaborasi antara SPPG, yayasan mitra, kelompok tani, peternak, pelaku usaha pangan lokal, IJK, dan para pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pembiayaan dan rantai pasok pangan lokal yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

Baca Juga:  OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

Sebanyak 500 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri atas SPPG se-Kabupaten Magelang, yayasan mitra SPPG, kelompok tani, peternak ayam petelur, pelaku IJK, Pemerintah Daerah, serta pemangku kepentingan terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mewakili Bupati Magelang, Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Sarworini, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1, Fanny Rifqy El Fuad, Direksi PT BPD Jawa Tengah Mas Waris, serta pimpinan IJK dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Pegadaian, PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda), dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia.

Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sarworini berharap kegiatan ini menghasilkan langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti untuk memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, serta mendukung keberhasilan Program MBG di Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, mewakili Bupati Magelang, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang dalam memperkuat ekosistem pangan lokal melalui pemberdayaan petani, peternak, dan pelaku usaha pangan lokal serta mendorong keterlibatan IJK dalam memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa KKN UPGRIS Siap Bentengi Desa dari Narkoba

Selain sesi business matching produk pangan lokal, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, pembiayaan, asuransi, investasi yang legal, serta potensi pengembangan komoditas pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, OJK bersama Pemerintah Daerah, IJK, dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif, serta memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas
Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:34 WIB

Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11 WIB

Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas

Berita Terbaru