Harga Gabah Tidak Boleh di Bawah HPP

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 2 Maret 2025 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, saat menghadiri rapat koordinasi luas tambah tanam dan penyerapan gabah dan beras tahun 2025 di halaman Gudang Bulog Danurejo, Mertoyudan, Magelang, Selasa (25/2/2025).

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, saat menghadiri rapat koordinasi luas tambah tanam dan penyerapan gabah dan beras tahun 2025 di halaman Gudang Bulog Danurejo, Mertoyudan, Magelang, Selasa (25/2/2025).

Pilarjateng.com, Magelang – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menegaskan, harga gabah tidak boleh di bawah HPP (Harga Pokok Penjualan) yaitu Rp6.500/kilogram. Hal ini disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi luas tambah tanam dan penyerapan gabah dan beras tahun 2025 di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, bertempat di halaman Gudang Bulog Danurejo, Mertoyudan, Magelang, Selasa (25/2/2025).

Andi Amran Sulaiman juga menegaskan kepada seluruh PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) yang hadir pada acara tersebut agar luas tambah tanam, indeks pertanaman dan produktivitas pertanian bisa lebih ditingkatkan. 

“Untuk PPL yang berprestasi nanti kita siapkan kendaraan untuk tahun depan. Kita anggarkan, mungkin 5.000 sampai 10.000 unit dan kita ranking, yang mana yang berprestasi ranking 1 sampai 10.000 nantinya untuk memotivasi,” ujarnya.

Baca Juga:  BPD Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

Terkait luas tambah tanam secara nasional, Andi Amran menyebutkan saat ini ada peningkatan sebesar 52 persen atau sekitar satu juta hektare lebih, baik di pulau Jawa dan di luar pulau Jawa. 

Dirut Pengadaan Bulog, Prihasto Setiyanto menambahkan, saat ini Bulog memiliki program Jemput Gabah, dimana Bulog akan membeli gabah kepada petani seharga Rp6.500 per kilogram dengan cara dijemput dan langsung dibayar di tempat.

“Jadi petani tidak perlu memikirkan ongkos angkutnya, semuanya ditanggung oleh Bulog. Jadi para petani tinggal bersihkan gabahnya, masukan ke dalam karung taruh di pinggir jalan kontak Bulog terdekat dan langsung ditimbang dan dibayar di tempat,” ungkap Prihasto.

Baca Juga:  OJK Dukung Penuh Penegakan Hukum Terhadap KoinP2P

Mesklipun saat ini di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta belum memasuki masa panen raya. Namun
menurt Prihasto, di bulan Maret-April ini berdasarkan statistik Bulog untuk di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta akan segera memasuki masa panen raya.

“Di saat inilah pentingnya peran para penyuluh pertanian untuk memberitahukan kepada para petani untuk menjual hasil gabah keringnya kepada Bulog,” kata Prihasto.

Untuk gabah kering panen, Bulog akan menyerap hingga 882.000 ton,  sementara untuk beras Bulog akan menyerap sebanyak 2,56 juta ton.  sehingga total yang akan diserap oleh Bulog sebanyak 3 juta ton.

Wakil Bupati Magelang, Sahid mewakili bupati menyampaikan sangat mengapresiasi atas program yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian serta Bulog dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, utamanya para petani.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kadilangu Demak

Menurutnya, program yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian ini akan sangat membawa kesejahteraan kepada masyarakat petani dan para PPL khususnya.

“Tentunya kami akan mendukung program-program dari Pemerintah Pusat utamanya di bidang pertanian ini,” ucap Sahid.

Sahid juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Bulog yang telah menginisiasi program Jemput Gabah ini, dimana para petani akan lebih dimudahkan dan akan mendapatkan keuntungan yang sesuai.

“Semoga semua program dan inisiasi ini dapat diterapkan terkhusus di wilayah Kabupaten Magelang agar masyarakat petani bisa lebih sejahtera,” pungkas Sahid.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru