Ketersediaan Kepokmas dan Harga di Pasaran Demak Terkendali

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 18 Maret 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain saat mengunjungi pasar tradisional.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain saat mengunjungi pasar tradisional.

Pilarjateng.com, Demak – Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Kabupaten Demak dalam sepekan terakhir terpantau relatif stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang tidak drastis dan masih terkendali.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain, mengungkapkan bahwa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya adalah bawang merah yang naik Rp. 2.000 menjadi Rp. 44.000 per kg, serta bawang putih kating yang naik Rp. 1.000 menjadi Rp. 44.000 per kg.

Baca Juga:  Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

“Harga kepokmas di Kabupaten Demak minggu ini secara umum terpantau relatif stabil. Beberapa komoditas mengalami kenaikan tetapi tidak secara drastis dan relatif terkendali. Komoditas yang terpantau mengalami kenaikan adalah bawang merah Rp. 44.000 per kg atau naik Rp. 2.000 dan bawang putih kating Rp. 44.000 per kg atau naik Rp. 1.000,” kata Iskandar Zulkarnain, Senin (17/3/2025).

Sementara itu, beberapa harga komoditas masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah. Dintaranya Minyakita dijual Rp. 17.000 per liter, lebih tinggi dari HET Rp. 15.700, telur ayam ras mencapai Rp. 34.000 per kg, sementara HET yang ditetapkan Rp. 27.000.

Baca Juga:  Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Cabai rawit merah berada di angka Rp. 65.000 per kg, melebihi HAP yang berkisar antara Rp. 40.000 – Rp. 57.000. Bawang merah dijual Rp. 44.000 per kg, sedikit di atas HAP yang ditetapkan antara Rp. 36.500 – Rp. 41.500.

Baca Juga:  Polres Demak Bekali Personel dengan Nilai Integritas dan Keharmonisan Keluarga

Meski demikian, menurut Iskandar ketersediaan kepokmas di Kabupaten Demak terpantau cukup untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Ia menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan.

“Ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Demak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Kami juga terus memantau harga agar tetap terkendali,” tutup Iskandar Zulkarnain.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten
Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:34 WIB

Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11 WIB

Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang

Berita Terbaru