Kodam IV Diponegoro dan BNN Jateng Perkuat Barisan Lawan Narkoba

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, menerima audiensi Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, di Ruang Kerja Pangdam, Selasa (6/1/2026).

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, menerima audiensi Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, di Ruang Kerja Pangdam, Selasa (6/1/2026).

Pilarjateng.com, Semarang – Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, menerima audiensi Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, di Ruang Kerja Pangdam, Selasa (6/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi strategis antara TNI dan BNN Provinsi Jawa Tengah dalam rangka mempertegas komitmen bersama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Jawa Tengah.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, menegaskan bahwa kolaborasi antar lembaga merupakan fondasi utama keberhasilan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Diharapkan Mampu Perkuat Perekonomian Desa

“Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden menekankan pentingnya membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkarakter. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan secara sektoral,” ujar Toton.

“Sinergi dengan Kodam IV/Diponegoro menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan melindungi generasi muda Jawa Tengah dari ancaman narkoba,” tambahnya.

Baca Juga:  Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin menegaskan kesiapan jajarannya untuk terlibat aktif dan berkelanjutan dalam mendukung upaya BNN.

“Kodam IV/Diponegoro siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap program BNN Provinsi Jawa Tengah. Ancaman narkoba adalah ancaman nyata bagi ketahanan bangsa. Oleh karena itu, TNI memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk hadir bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi muda dan stabilitas wilayah dari bahaya narkoba,” ungkap Pangdam.

Baca Juga:  Beri Kesempatan Lebih Banyak Pelari, Kuota Borobudur Marathon Ditambah

Beliau juga menegaskan, bahwa kekuatan teritorial TNI yang menjangkau hingga tingkat desa merupakan modal strategis dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

“Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi berkelanjutan antara TNI dan BNN, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun Indonesia yang tangguh, berdaulat, dan bebas dari narkoba,” pungkas Pangdam.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Wonosobo Berganti, AKBP Ricky Pripurna Atmaja Gantikan AKBP M. Kasim Akbar Bantilan
Polres Wonosobo Ungkap Kasus Pengroyokan di Garung, Empat Tersangka Diamankan
Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten
Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:09 WIB

Kapolres Wonosobo Berganti, AKBP Ricky Pripurna Atmaja Gantikan AKBP M. Kasim Akbar Bantilan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:08 WIB

Polres Wonosobo Ungkap Kasus Pengroyokan di Garung, Empat Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Berita Terbaru