Dua Atlet Dayung Tenggelam Saat Berlatih di Sungai Laes Pemalang

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Tim Sar Gabungan sedang mencari dua atlet dayung yang tenggelam di sungai Laes, Pemalang.

Anggota Tim Sar Gabungan sedang mencari dua atlet dayung yang tenggelam di sungai Laes, Pemalang.

Pilarjateng.com, Pemalang – Dua remaja anggota Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pemalang, diduga tenggelam saat latihan mandiri di sungai Laes pada Sabtu (23/5/26) sore, sekira pukul 16.00 WIB. Kejadian tersebut menimpa Alfi (16) dan Alif (16) yang keduanya berasal dari Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Mereka diketahui tidak kembali ke rumah hingga malam hari, sehingga membuat cemas keluarga. Pada Minggu pagi ketika dilakukan pencarian oleh pihak keluarga, mereka hanya menemukan kendaraan roda dua milik survivor di dekat area sungai di daerah Benowo Park dan dayung di bendungan Sungapan tidak jauh dari lokasi mereka berlatih.

Baca Juga:  Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Dalam keterangannya, Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang mengungkapkan pihaknya telah mengirimkan tim SAR untuk melakukan pencarian di sungai yang memiliki lebar sekitar 50 meter tersebut.

“Minggu sore ini kami menerima info ada remaja yang diduga tenggelam di sungai Laes, desa Penggarit Kecamatan Taman, Pemalang saat berlatih dayung. Mereka berlatih dalam situasi debit sungai meninggi dan arus cukup deras akibat hujan di hulu sungai,” ungkap Budiono.

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Gandeng KP2KP Sosialisasikan Pajak Dana Revitalisasi 145 Sekolah

“Diduga perahu kayak yang dipakai buat berlatih terbalik dan mereka tercebur sungai dan terseret arus hingga tenggelam dan hilang,” imbuhnya.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan, namun tidak berjalan efektif karena situasi yang gelap dan kurangnya pencahayaan. Hingga malam ini keberadaan kedua survivor belum juga ditemukan, sehingga operasi SAR gabungan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari.

Baca Juga:  OJK Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Cetak Duta Literasi Keuangan di Jateng

“Malam ini pencarian tim hentikan terlebih dahulu dan akan dilanjutkan esok hari dengan penyisiran dari lokasi awal mereka terlihat berlatih hingga di area bendungan, dan akan dilakukan penyelaman di area tersebut. Juga akan dilakukan penyisiran dari bendungan ke arah Utara. Semoga besok kedua survivor bisa segera ditemukan tim,” pungkas Budiono.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru