Intensitas Hujan Tinggi, Pj Bupati Jepara Tetapkan Status Siaga Bencana

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Pendapa RA Kartini Jepara, Senin (9/12/2024).

Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Pendapa RA Kartini Jepara, Senin (9/12/2024).

Pilarjateng.com, Jepara – Berdasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG dan hasil kaji cepat tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menetapkan status siaga darurat bencana hidrometereologi.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Pendapa RA Kartini Jepara, Senin (9/12/2024).

Menurutnya, jika berdasarkan prakiraan musim hujan dari BMKG Semarang, curah hujan di Jepara pada Januari dan Februari 2025 sangat tinggi, yakni lebih dari 500 mm. Meningkat dibandingkan Desember ini yang berkisar 300-500 mm atau kategori tinggi.

Baca Juga:  Rotasi Pejabat Polres Wonosobo, Kapolres Minta Kinerja Satuan Ditingkatkan

“Awal musim hujan pada November, puncaknya pada Februari dan berakhir pada pertengahan April 2025,” jelas Edy.

Edy juga menyampaikan, pada musim hujan, bencana yang biasa terjadi antara lain banjir, longsor, angin kencang, abrasi pantai, banjir rob, hingga petir.

“Untuk banjir rawan terjadi di 11 kecamatan, longsor di empat kecamatan. Sedangkan angin di enam kecamatan, abrasi pantai di tiga kecamatan, dan rob di dua kecamatan,” ujarnya.

Menurutnya hingga kini pemerintah telah melakukan upaya mitigasi bencana, di antaranya perbaikan infrastruktur seperti perbaikan tanggul-tanggul sungai. Termasuk juga melakukan penghijauan di daerah perbukitan, penanaman mangrove, sistem peringatan dini, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana dan menyiapkan seluruh stakeholder yang terkait dengan kebencanaan.

Baca Juga:  Berantas Peredaran Miras, Polsek Karanganyar Amankan Puluhan Botol dan Mesin Pres

“Masyarakat juga perlu bersama-sama melakukan mitigasi. Antara lain melakukan identifikasi dan antisipasi risiko bencana hidrometereologi, melakukan pencegahan dan mitigasi, dengan bergotong royong membersihkan lingkungan, membangun awareness dan kesiapan posko darurat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, camat dan pimpinan perangkat daerah juga diminta laporan kondisi wilayahnya masing-masing.

“Saya minta para camat mulai hari ini untuk standby 24 jam, dengan buat posko kedaruratan. Identifikasi berbagai potensi bencana dan kebutuhan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Wonosobo: Stabilitas Keamanan Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi

Edy juga memerintahkan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD RA Kartini, untuk bersiaga menghadapi potensi penyakit yang muncul pada musim penghujan,  seperti demam berdarah dengue (DBD). Ia berharap, kasus DBD di Jepara pada tahun ini tidak separah akhir tahun lalu.

“Apabila dalam keadaan darurat dan terkendala anggaran, kita bisa gunakan BTT (belanja tak terduga). Nanti teknisnya bisa melalui Pak Asisten III,” pungkasnya.


Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Demak Edukasi Pengendara soal Pajak Kendaraan
Timsel Calon Anggota KI Jateng Saring 15 Peserta Terbaik
Pemkab Wonosobo Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok
Jatuh ke Dalam Sumur, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal Dunia
Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Demak Edukasi Pengendara soal Pajak Kendaraan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Timsel Calon Anggota KI Jateng Saring 15 Peserta Terbaik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Pemkab Wonosobo Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Jatuh ke Dalam Sumur, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Berita Terbaru

Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah periode 2027–2031 akan menyaring 15 peserta terbaik untuk direkomendasikan kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Daerah

Timsel Calon Anggota KI Jateng Saring 15 Peserta Terbaik

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:16 WIB

Sosialisasi dan diskusi terarah (Focus Group Discussion/FGD), memperkuat penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Hotel Eagle Wonosobo, Selasa (27/10/2026).

Daerah

Pemkab Wonosobo Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok

Jumat, 30 Okt 2026 - 00:33 WIB