Mulai 1 Juni, Pasang Ring Jatung di RSUD Rembang Bisa Dicover BPJS Kesehatan

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Samsul Anwar menerima surat persetujuan layanan 
pasang ring Jatung di RSUD Rembang bisa dicover BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Samsul Anwar menerima surat persetujuan layanan pasang ring Jatung di RSUD Rembang bisa dicover BPJS Kesehatan.

Pilarjateng.com, Rembang – Pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung (cath lab) di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, mulai 1 Juni 2026 resmi dicover oleh BPJS Kesehatan. Persetujuan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Rembang dan wilayah sekitarnya, karena pasien jantung kini dapat memperoleh layanan penanganan tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di kota besar.

Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Samsul Anwar mengatakan, persetujuan layanan cath lab yang dibiayai BPJS Kesehatan merupakan pencapaian besar bagi rumah sakit daerah tipe C seperti RSUD Rembang. Persetujuan itu diterima dalam acara bertajuk “Gotong Royong Sehat Bersama Untuk Akses Luas dan Jaminan Kesehatan Berkualitas” di Gedung Unpad Bandung, Rabu (20/5) kemarin.

Baca Juga:  Kapolda Jateng Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Harus Dirasakan Lewat Kerja Nyata

“Pelayanan cath lab ini alhamdulillah bisa di-cover BPJS Kesehatan. Ini se-Indonesia hanya 35 rumah sakit yang dicover. Dan alhamdulillah bisa di-ACC BPJS Kesehatan dengan perjuangan yang sangat lama,” ujarnya, Jumat (22/5).

Menurutnya, keberadaan layanan tersebut akan sangat membantu masyarakat Rembang karena pasien tidak perlu lagi bepergian jauh untuk menjalani pemasangan ring jantung. Selain itu, fasilitas cath lab nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk penanganan stroke akibat sumbatan maupun pendarahan pembuluh darah secara lebih cepat.

“Ini bisa dimanfaatkan masyarakat Rembang biar tidak jauh-jauh untuk pasang ring jantung. Kelanjutannya nanti buat yang stroke-stroke, ada sumbatan atau pendarahan juga bisa ditangani secara cepat di Kabupaten Rembang. Ini suatu berkah buat kita,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bupati Rembang Dorong Penataan Rest Area untuk Tarik Wisatawan

dr. Samsul menjelaskan, dalam kegiatan di Bandung tersebut terdapat 50 rumah sakit dari seluruh Indonesia yang diundang. Namun hanya 35 rumah sakit yang kategori mendapat persetujuan layanan kateterisasi jantung, sementara lima rumah sakit lainnya masuk kategori rumah sakit pelayanan canggih dan 10 rumah sakit telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Ia menambahkan, di wilayah eks Karesidenan Pati, baru RSUD Rembang yang memperoleh persetujuan layanan cath lab dengan pembiayaan BPJS Kesehatan. Dari Jawa Tengah sendiri, hanya lima rumah sakit yang mendapat persetujuan layanan tersebut, yakni rumah sakit di Semarang, Kendal, Banyumas, Jepara, dan Rembang.

Baca Juga:  Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

“Dari Jawa Tengah hanya lima rumah sakit yang di-ACC untuk layanan jantung ini, yakni rumah sakit di Semarang, Kendal, Banyumas, Jepara, dan Rembang,” terangnya.

Lebih lanjut, dr. Samsul menyebut RSUD Rembang menjadi satu-satunya rumah sakit tipe C di Jawa Tengah yang lolos persetujuan layanan cath lab BPJS Kesehatan. Sementara rumah sakit lain yang mendapatkan persetujuan mayoritas merupakan rumah sakit tipe B dengan fasilitas yang lebih besar.

“Tipe C yang dapat hanya Kabupaten Rembang. Lainnya tipe B dan rumah sakit yang sudah canggih-canggih. Alhamdulillah kalau kita tipe C di-ACC, ini suatu anugerah dan berkah buat masyarakat Rembang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru