Pilarjateng.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Istri Pegawai OJK (IIPOJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya kelompok perempuan yang berperan penting dalam membangun masa depan bangsa dengan meluncurkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan.
Peluncuran Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan tersebut dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dan Ketua Dewan Pembina IIPOJK, Ita Siregar, di Kantor OJK, Selasa (14/12025). Peluncuran buku tersebut bersamaan dengan Kegiatan Edukasi Keuangan dengan tema “Perempuan Cerdas Keuangan, Keluarga Sejahtera”.
“Peran penting perempuan, khususnya Ibu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terlihat dari dua peran Ibu yaitu sebagai ‘menteri keuangan’ dan ‘guru’ di keluarga,” ujar Friderica dalam sambutannya.
“Peran Ibu sebagai ‘menteri keuangan berperan dalam mengelola keuangan keluarga dan menjaga stabilitas perekonomian keluarga. Sedangkan, peran Ibu sebagai ‘guru’, Ibu menjadi ‘guru’ pertama anak untuk mengajarkan pengelolaan keuangan dengan baik dan menciptakan generasi emas Indonesia,” ungkapnya.
“Selain itu, tingkat partisipasi perempuan bekerja cukup tinggi baik yang bekerja di sektor formal maupun informal, termasuk pengusaha UMKM,” kata Friderica.
Lebih lanjut lanjut Friderica menelaskan bahwa peran penting perempuan dimaksud menjadikan peningkatan literasi dan inklusi keuangan perempuan sangat penting untuk dilakukan. Sehingga, dibutuhkan sinergi, komitmen dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.
Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK, Ita Siregar menyambut baik atas peluncurkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan tersebut.
“Buku ini dapat menjadi panduan praktis bagi perempuan khususnya Ibu dalam mengelola keuangan keluarga serta mengajarkan anak untuk terhindar dari pola hidup konsumtif. Selain itu, buku ini juga memberikan pemahaman Ibu dan anggota keluarga untuk lebih waspada atas maraknya berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan,” kata Ita.
Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan mencakup berbagai materi edukasi keuangan yang dibutuhkan oleh perempuan antara lain: membuat anggaran, mengelola tagihan, merencanakan tabungan, dan berinvestasi.
“Selain itu, dalam buku dimaksud juga dipaparkan tips mencari pendanaan tambahan untuk pengembangan usaha, mengawasi pengeluaran keluarga, dan berbagai pendidikan finansial lainnya,” beber Ita Siregar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Pembina IIPOJK, Arulita Mirza Adityaswara beserta Anggota Dewan Pembina yaitu Irna Dian Rae, Rayi Inarno Djayadi, Indra Ogi Prastomiyono, Mona Agusman, Ani Hasan Fauzi, dan Diah Doni PJ, dan lebih dari 300 anggota IIPOJK di seluruh Indonesia.









