Pemerintah Buka Pendaftaran Program Transmigrasi 2026

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 5 Maret 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Julita, Kasubbag Kesejahteraan Sosial Bagian Kesra Setda Rembang.

Julita, Kasubbag Kesejahteraan Sosial Bagian Kesra Setda Rembang.

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengikuti program transmigrasi pada 2026. Warga yang berminat dapat mendaftarkan diri ke Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rembang.

Sejumlah persyaratan harus dipenuhi oleh calon peserta transmigrasi sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2017 Pasal 4 hingga 7. Persyaratan tersebut meliputi warga negara Indonesia (WNI), sudah berkeluarga yang dibuktikan dengan surat nikah, berusia antara 19 hingga 49 tahun, dan bagi anggota TNI/Polri, sudah memasuki masa purnabakti antara 48 hingga 55 tahun.

Baca Juga:  Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Selain itu, peserta harus berbadan sehat dengan surat keterangan dokter, memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha atau budidaya di kawasan transmigrasi yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan, serta memiliki semangat dan tekad kuat untuk mengembangkan kehidupan, yang dinyatakan dalam surat pernyataan.

Peserta juga belum pernah mengikuti program transmigrasi, dibuktikan dengan surat keterangan dari OPD yang membidangi transmigrasi, serta harus lulus seleksi.

Baca Juga:  Polines Gandeng Universiti Kebangsaan Malaysia Perkuat Kolaborasi Riset Hidrogen dan Energi Terbarukan

Kasubbag Kesejahteraan Sosial Bagian Kesra Setda Rembang, Julita, menuturkan bahwa pendaftaran dibuka sepanjang tahun 2025. Seleksi meliputi tes wawancara dan tertulis untuk mengetahui minat serta kesiapan peserta dalam mengikuti program ini.

“Terkait daerah tujuan transmigrasi, nantinya para peserta bisa menyampaikan preferensi mereka. Kami akan menampung permintaan tersebut dan menanyakan ke pemerintah provinsi mengenai lokasi tujuan transmigrasi pada 2026,” ujar Julita, Rabu (5/3).

Peserta transmigrasi akan mendapatkan sejumlah fasilitas, seperti pelatihan keterampilan, lahan garapan, serta rumah tinggal dengan status hak milik. Julita menegaskan bahwa peserta harus siap menetap di lokasi transmigrasi karena KTP mereka akan berubah sesuai domisili baru.

Baca Juga:  OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor

Dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada warga Kota Garam yang mengikuti program transmigrasi. Terakhir kali, pada 2022, hanya satu keluarga yang memilih transmigrasi ke Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Program transmigrasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di wilayah-wilayah terluar Indonesia.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris
Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat
OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor
Eduwisata Mangrove Demangkarta Dorong Pemberdayaan Warga Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Raih Pengakuan ESG Platinum
Terlibat Pelanggaran Pasar Modal, OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:24 WIB

OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor

Berita Terbaru