Petani Mojorembun Rembang Raih Keuntungan Rp30 Juta per Hektare

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rembang, H. Harno melakukan 
panen raya padi.

Bupati Rembang, H. Harno melakukan panen raya padi.

Pilarjateng.com, Rembang – Dukungan Pemerintah Kabupaten Rembang dalam mendorong modernisasi sektor pertanian membuahkan hasil positif. Pemanfaatan teknologi pertanian oleh petani di Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan secara signifikan.

Hal tersebut terlihat pada kegiatan panen raya padi yang digelar Kamis (12/2/2026) bersama Bupati Rembang H. Harno. Dalam satu musim tanam, petani setempat mampu meraih keuntungan sekitar Rp30 juta per hektare.

Panen raya tersebut didukung penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern yang difasilitasi pemerintah. Di antaranya combine harvester, transplanter roda empat, serta drone untuk penyemprotan pupuk dan pestisida. Pemanfaatan alsintan ini terbukti meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus mendongkrak produktivitas hasil panen.

Baca Juga:  Rembang Terapkan SPMB Online 2026, Wujudkan Transparansi dan Keadilan Akses Pendidikan

Ketua Kelompok Tani Budi Luhur Desa Mojorembun, Karyono, menyampaikan produksi padi per hektare mencapai 6.700 kilogram. Dengan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp7.100 per kilogram, total pendapatan kotor petani mencapai Rp47.570.000.

“Biaya produksi satu hektare sekitar Rp17.512.000. Setelah dikurangi biaya tersebut, petani memperoleh keuntungan Rp30.038.000. Alhamdulillah, petani modern sekarang penghasilannya bisa setara sekitar Rp7,5 juta per bulan,” terang Karyono.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kadilangu Demak

Bupati Rembang H. Harno mengungkapkan, tingginya produktivitas dan harga jual gabah merupakan hasil dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat modernisasi pertanian melalui fasilitasi bantuan alsintan setiap tahun.

“Saya yakin ke depan semua desa akan tercukupi kebutuhan alsintannya, karena setiap tahun pemerintah memberikan bantuan. Saya minta alsintan yang sudah diberikan dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolres Demak: Kondusivitas May Day Bukti Kedewasaan Masyarakat

Selain itu, Bupati juga merespons usulan petani terkait normalisasi jaringan irigasi di desa tersebut. Ia menyatakan akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemerintah Pusat agar penanganan irigasi dapat direalisasikan melalui skema kolaborasi pendanaan.

“Mana yang bisa ditangani daerah akan kita ambil. Kalau bisa masuk provinsi, kita dorong ke provinsi. Kalau pusat yang bisa masuk, kita kolaborasi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru