PLN Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layang-Layang di Dekat Jaringan Listrik

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 30 Juli 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layang-layang menyangut di jaringan tegangan tinggi PLN.

Layang-layang menyangut di jaringan tegangan tinggi PLN.

Pilarjateng.com, Semarang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Aktivitas tersebut  berpotensi menimbulkan bahaya serius, seperti tersengat listrik, bahkan dapat menyebabkan terhentinya pasokan listrik kepada pelanggan lain.

General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo, menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan jaringan listrik demi kenyamanan bersama.

Baca Juga:  Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan instalasi jaringan listrik dengan tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik PLN, agar pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman dan terhindar dari kejadian kecelakaan kelistrikan,” ungkap Sugeng Widodo.

Dalam tiga bulan terakhir, gangguan jaringan listrik yang disebabkan oleh layang-layang meningkat sebesar 47%.

Baca Juga:  PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat

PLN mengingatkan bahwa jarak aman terhadap jaringan listrik adalah minimal tiga meter. Jika benang layang-layang bersifat konduktif atau menyentuh kabel bertegangan, risiko tersengat listrik sangat tinggi dan dapat membahayakan jiwa.

Selain membahayakan keselamatan, benang layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik juga dapat mengganggu sistem distribusi, menyebabkan padamnya listrik di wilayah tertentu, dan menghambat aktivitas masyarakat secara luas.

PLN terus mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh masyarakat, untuk turut mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya menjaga keselamatan kelistrikan. Dengan menghindari area sekitar jaringan listrik saat bermain, risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Baca Juga:  Job Fair Rembang Buka Ribuan Lowongan Kerja

Apabila ditemukan gangguan atau potensi bahaya kelistrikan, masyarakat diimbau untuk tidak menanganinya sendiri. Segera laporkan ke petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas
Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:34 WIB

Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11 WIB

Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas

Berita Terbaru