Job Fair Rembang Buka Ribuan Lowongan Kerja

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rembang, H. Harno, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Fery Sumardi membuka Job Fair 2026, di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker).

Bupati Rembang, H. Harno, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Fery Sumardi membuka Job Fair 2026, di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker).

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar Job Fair 2026 selama dua hari, Rabu–Kamis (22–23/7/2026), di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker). Kegiatan tersebut menghadirkan 3.224 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan.

Bupati Rembang, H. Harno, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Fery Sumardi menyampaikan bahwa terciptanya masyarakat yang sejahtera tidak terlepas dari tersedianya kesempatan kerja. Karena itu, Pemkab Rembang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan sekaligus memperluas akses informasi ketenagakerjaan, salah satunya melalui penyelenggaraan Job Fair.

“Di sini ada 3.000 lebih lowongan karyawan yang dibutuhkan. Ada perusahaan dari Rembang, ada juga dari luar Rembang. Dengan job fair ini harapannya di Rembang tidak ada lagi yang menganggur,” ujar Harno.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Job Fair menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Selain membuka peluang kerja, kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Rembang.

Upaya tersebut sejalan dengan capaian sektor ketenagakerjaan di Kabupaten Rembang. Berdasarkan data Agustus 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Rembang tercatat sebesar 2,90 persen, menempatkan Rembang sebagai daerah dengan peringkat ketiga terendah di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Dua Anak Dilaporkan Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata TPT Provinsi Jawa Tengah yang mencapai 4,66 persen. Capaian itu menunjukkan kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Rembang relatif lebih baik dibandingkan sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Salah seorang pencari kerja, Muhammad Ridwan, warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, mengaku memanfaatkan Job Fair untuk melamar pekerjaan di dua perusahaan. Penyandang disabilitas tersebut berharap kesempatan yang tersedia dapat membawanya memperoleh pekerjaan.

“Di HSK sama PWI, saya kira cukup membantu Job Fair ini. Semoga Job Fair ini bisa membantu saya memperoleh pekerjaan supaya tidak menganggur,” ungkap Ridwan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Rembang berharap semakin banyak masyarakat yang terserap ke dunia kerja. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan terus diperkuat guna menciptakan lapangan kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Job Fair Rembang Buka Ribuan Lowongan, Perluas Kesempatan Kerja bagi Masyarakat

Baca Juga:  Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar Job Fair 2026 selama dua hari, Rabu–Kamis (22–23/7/2026), di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker). Kegiatan tersebut menghadirkan 3.224 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan.

Bupati Rembang, H. Harno, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) , Fery Sumardi menyampaikan bahwa terciptanya masyarakat yang sejahtera tidak terlepas dari tersedianya kesempatan kerja. Karena itu, Pemkab Rembang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan sekaligus memperluas akses informasi ketenagakerjaan, salah satunya melalui penyelenggaraan Job Fair.

“Di sini ada 3.000 lebih lowongan karyawan yang dibutuhkan. Ada perusahaan dari Rembang, ada juga dari luar Rembang. Dengan job fair ini harapannya di Rembang tidak ada lagi yang menganggur,” ujar Harno.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Job Fair menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Selain membuka peluang kerja, kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Rembang.

Upaya tersebut sejalan dengan capaian sektor ketenagakerjaan di Kabupaten Rembang. Berdasarkan data Agustus 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Rembang tercatat sebesar 2, persen, menempatkan Rembang sebagai daerah dengan peringkat kelima terendah di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Beri Kesempatan Lebih Banyak Pelari, Kuota Borobudur Marathon Ditambah

Angka tersebut lebih rendah 1,57 persen dibandingkan rata-rata TPT Provinsi Jawa Tengah yang mencapai 4,66 persen. Capaian itu menunjukkan kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Rembang relatif lebih baik dibandingkan sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Salah seorang pencari kerja, Muhammad Ridwan, warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, mengaku memanfaatkan Job Fair untuk melamar pekerjaan di dua perusahaan. Penyandang disabilitas tersebut berharap kesempatan yang tersedia dapat membawanya memperoleh pekerjaan.

“Di HSK sama PWI, saya kira cukup membantu Job Fair ini. Semoga Job Fair ini bisa membantu saya memperoleh pekerjaan supaya tidak menganggur,” ungkap pemuda penyandang disabilitas itu.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Rembang berharap semakin banyak masyarakat yang terserap ke dunia kerja. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan terus diperkuat guna menciptakan lapangan kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB