Pilarjateng.com, Jayapura – Ketua Yayasan Binterbusih, Pascalis Abner, SE dalam rangka tugas dan kunjungannya ke Jayapura Papua merasa bangga karena siswi dampingannya telah lolos seleksi sebagai calon taruna Institut Pemerintahan Dalam Neger (IPDN) Tahun Akademik 2025/2026.
Tiga siswi tersebut adalah Aruna Swesda Imanuela Wenda, Mangolkon Kristina Uropmabin dan Anita Wonda.
Ketiga siswi tersebut telah melalui persiapan yang matang dalam proses dampingan yang dilakukan oleh Yayasan Binterbusih bekerjasama dengan Bimbel APRA Jayapura.
Pascalis berharap ketiga siswi tersebut dapat menjadi pintu pembuka bagi adik-adiknya kelak, setidaknya selama 4 tahun kedepan ketiga siswi tersebut akan berjuang dengan gigih untuk menyelesaikan studinya.
“Selamat datang masa depan” imbuhnya, ketika Ia sedang mempersiapkan diri pagi-pagi menuju Gerbang Pintu IPDN menghantar mereka. Selanjutnya anak-anak akan diserahkan kepada pihak IPDN dan Negara. Adapun tanggungjawab selama pendidikan, Pembinaan adalah tugas Negara dan IPDN,” ucap Pascalis.
“Selama 2 minggu para calon taruna IPDN tersebut melaksanakan Pembekalan Terpadu sebagai calon Praja di Kampus Sentani Timur, Asei Kecil, Kec. Sentani Timur, Kota Jayapura, Papua 99351. Selanjutnya mereka akan bergabung di kampus IPDN Cibeusi, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, setelah menyelesaikan masa pembekalan,” tambahnya.
Aruna Wenda, kelahiran Jayapura, 6 Agustus 2007 Putri dari keluarga Yorgem Wenda, tamat dari SMA Taruna Nusantara Magelang, diterima sebagai Calon Taruna Praja. KemudianMangolkon Kristina Uropmabin alumnus SMA PL. Sedayu Yogyakarta, lahir di Limarum, 5 Mei 2006, kedua siswi tersebut mengisi formasi dari Provinsi Papua Pagunungan; Sedangkan Anita Wonda tamatan SMA Negeri 1 Ilaga mengisi formasi dari Provinsi Papua Tengah.
“Terima kasih tak terhingga atas kerjasama dan kepercayaanya disampaikan kepada YPMAK, Tokoh Masyarakat, Pemda Pegunungan Bintang dan Pemda Puncak, terhadap anak-anak kita yang saat ini telah belajar dan bekerja keras untuk meraih kursi kuliah di kampus IPDN,” pungkas,” ujar Pascalis.
Pascalis berharap ketiga siswi dampingannya tersebu selalu taat dan ikut aturan yang sudah ada di asrama dengan sukacita dan kegembiraan.
“Tidak semua anak berkesempatan seperti kita ini. Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk meraih sukses di masa depan,” Pungkasnya.









