Pilarjateng.com, Wonosobo – Festival Mudik Wonosobo menerima Plakat Apresiasi 10 Top Event Unggulan Jawa Tengah 2026, pada Launching Jawa Tengah Calendar of Events 2026, di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Jumat (28/11/2025). Hal ini, kembali mencatatkan prestasi membanggakan Kabupaten Wonosobo di tingkat Provinsi Jawa Tengah, maupun nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur JawaTengah, didampingi Sekretaris Disporapar Provinsi JawaTengah, Syurya Deta. Plakat diterima Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Wonosobo, Sri Fatonah Werdiyati Ismangil, bersama perwakilan dari berbagai event unggulan Jawa Tengah lainnya, seperti Festival Payung, Solo Menari, Festival Gunung Slamet, Dieng Culture Festival, Festival Kota Lama Semarang, International Mask Festival, GrebegSudiro, Solo Keroncong Festival, dan Solo International Performing Arts.
Turut hadir pula perwakilan dari ekosistem komunitas, termasuk Komunitas Balon Wonosobo yang selama ini menjadi bagian penting dalam menghidupkan Festival Mudik Wonosobo.
Kepada media, Fatonah menyampaikan, Festival Mudik Wonosobo dinilai mampu menghadirkan konsep event berbasis tradisi lokal yang kuat, memadukan nilai budaya, ruang pulang emosional bagi perantau, serta menjadi ajang pemberdayaan UMKM yang berdampak pada promosi destinasi dan ekonomi kreatif daerah.
“Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan Wonosobo mengemas potensi lokal menjadi event yang memiliki karakter unik, menggerakkan komunitas, dan memperluas jangkauan promosi pariwisata di tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Dengan diterimanya penghargaan ini, Wonosobo kembali menegaskan diri sebagai kabupaten yang konsisten menghadirkan rangkaian event berkualitas, berdaya tarik tinggi, dan berakar kuat pada budaya masyarakat.
“Sebelumnya, Java Ballon Attraction juga pernah menerima apresiasi serupa pada 2024. Tahun ini giliran Festival Mudik Wonosobo yang bersinar, dan diharapkan tahun depan semakin banyak event Wonosobo yang mampu bergema lebih luas di Jawa Tengah, Indonesia, bahkan kancah internasional,” terang Fatonah.
Pada kesempatan tersebut, turut dilaunching 14 event terbaik Kabupaten Wonosobo tahun 2026, bersama 365 event unggulan Jawa Tengah.
“Informasi detail mengenai 14 event tersebut akan segera diumumkan dalam waktu dekat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada para penggerak event, komunitas, serta pelaku ekonomi kreatif yang selama initerus berkontribusi menghidupkan pariwisata daerah.
“Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terus mendukungevent-event dan ekonomi kreatif yang berdampak pada peningkatan perekonomian lokal. Kolaborasi pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci kemajuanpariwisata Wonosobo,” ujar Fahmi.
Sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat ekonomi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemkab Wonosobo bersama KORPRI juga akan meluncurkan Gerakan Bangga Berwisata di Wonosobo.
Gerakan ini mendorong seluruh ASN untuk berwisata di Wonosobo dan secara aktif membagikan pengalaman mereka melalui media sosial sebagai bentuk promosi masif. Setiap ASN diharapkan menjadi duta wisata yang mampu memperluas eksposur destinasi, baik milik pemerintah maupun swasta.
Program ini ditargetkan dapat memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
.









