BNNP Jateng dan BBPVP Semarang Dukung ANANDA BERSINAR melalui Pengembangan SDM dan P4GN

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 17 April 2026 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid dan Kepala BBPVP Semarang, Fikri Kurniakiki melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Fashion Show Stage BBPVP Semarang, Senin (13/4).

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid dan Kepala BBPVP Semarang, Fikri Kurniakiki melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Fashion Show Stage BBPVP Semarang, Senin (13/4).

Pilarjateng.com, Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Ruang Fashion Show Stage BBPVP Semarang, Senin (13/4).

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih dari Narkoba).

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan strategi penting dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga:  YPI Al Khoiriyyah Semarang Gelar Kajian Bulanan PERDA, Ajak Orang Tua Bangun Keluarga Harmonis

“ANANDA BERSINAR menekankan bahwa pencegahan narkoba harus dimulai sejak dini. Anak-anak dan generasi muda harus dibekali bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan lingkungan yang sehat agar tumbuh menjadi generasi emas Indonesia yang bersih dari narkoba,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan vokasi memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan.

“Ketika generasi muda memiliki kompetensi, arah hidup, dan peluang kerja, maka mereka memiliki benteng yang kuat terhadap pengaruh negatif, termasuk narkoba. Inilah bentuk pencegahan yang paling konkret dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga:  Terlibat Pelanggaran Pasar Modal, OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN

Sementara itu, Kepala BBPVP Semarang, Fikri Kurniakiki, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan SDM unggul yang berkarakter.

“Kami tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan mental peserta pelatihan. Sinergi dengan BNNP Jawa Tengah menjadi penguat dalam menciptakan lingkungan pelatihan yang bersih dari narkoba,” jelasnya.

“Pembangunan SDM tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak agar hasilnya optimal dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Seminar Bahaya Laten Narkoba yang mengangkat tema pentingnya membangun generasi emas Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:  TMMD Sengkuyung Tahap IV 2026, Bangun Jalan dan Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Desa

Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, kedua pihak akan melaksanakan berbagai program bersama, mulai dari pelatihan berbasis kompetensi, sosialisasi bahaya narkoba, deteksi dini, hingga rehabilitasi berkelanjutan bagi kelompok rentan.

Sinergi antara BNNP Jawa Tengah dan BBPVP Semarang ini diharapkan menjadi model kolaborasi strategis dalam mewujudkan SDM unggul, produktif, dan bersih dari narkoba, sekaligus memperkuat implementasi program ANANDA BERSINAR dalam rangka menyongsong Generasi Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru