TMMD Sengkuyung Tahap IV 2026, Bangun Jalan dan Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Desa

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sitiharjo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Selasa (13/10/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sitiharjo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Selasa (13/10/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo –  Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sitiharjo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini, wujud nyata kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“TMMD bukan sekadar program pembangunaninfrastruktur, melainkan perwujudan komitmenbersama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk menjawab kebutuhan warga sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” tegas Bupati.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat agar berbagai program pembangunan berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata.

“Ketika pemerintah, TNI, Polri, aparat desa, dan masyarakat berjalan dalam irama yang sama, maka tantangan pembangunan sebesar apapun dapat kita hadapi bersama,” ucapnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar
Selain itu, pembangunan harus berangkat dari kebutuhan nyata Masyarakat. Karena itu, Ia mengajak kepada perangkat kecamatan dan desa serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD, termasuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan, memperkuat koordinasi dengan jajaran TNI dan instansi terkait, serta menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, meliputi betonisasi jalan penghubung Dusun Topengan dan Dusun Suruhan sepanjang 619 meter, dengan lebar2,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter. Selain itu, juga dilakukan pembangunan senderan sepanjang 50 meter untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut.
“Melalui pembangunan jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya petani menuju lahan pertanian, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menunjang kegiatan ekonomi warga. Peningkatan kualitas jalan juga diharapkan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi jalur penghubung antar dusun,” terangnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia masyarakat desa.

Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), edukasi kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pelayanan keluarga berencana (KB), hingga pelayanan administrasi kependudukan.

Baca Juga:  RS Telogorejo Semarang Buka Konsultasi Promil Sehari di Rembang, Hadirkan Dokter Spesialis

Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Baca Juga:  Atasi Ancaman Abrasi di Sayung, Pemprov Jateng Bangun Hybrid Sea Wall

Dandim menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya partisipasi masyarakat, kuatnya semangat gotong royong, dan keberlanjutan manfaat program setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

“Pelaksanaan TMMD, menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, pemerintah desa, dan seluruh elemenMasyarakat,” tegasnya.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, diharapkan pembangunan di Desa Sitiharjo dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagimasyarakat,  sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga.
“Semangat gotong royong yang terbangun tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi terus menjadi modal bersama dalam menjaga hasil pembangunan, mengembangkan potensi desa, dan mewujudkan Wonosobo yang semakin maju serta Sejahtera,” pungkasnya.
Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris
Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:24 WIB

OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Berita Terbaru