PLN Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Semarang – PLN mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kelistrikan, menyusul hujan lebat dan cuaca ekstrem yang melanda Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta selama sebulan terakhir. Data menunjukkan 71,49 persen gangguan kelistrikan disebabkan oleh material seperti pohon tumbang, spanduk, hewan, dan benda lain yang mengenai jaringan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Sugeng, mengingatkan pentingnya menjaga keamanan selama musim hujan.

“Momentum awal tahun, terutama menjelang Tahun Baru Imlek, biasanya diwarnai hujan deras. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal 3 meter dari Jaringan Listrik Tegangan Menengah (JTM),” ujarnya, Selasa (22/1/2025).

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi Propam Polri, Polres Demak Gelar Donor Darah

“Jika ada pohon, bangunan, spanduk, atau material lain yang berpotensi mengenai jaringan listrik, segera laporkan ke PLN agar dapat ditangani oleh tenaga profesional kami,” imbuhnya.

Di sejumlah wilayah, seperti Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Pekalongan, Grobogan dan daerah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah dan DIY, genangan air akibat banjir juga menjadi perhatian utama. Sugeng menegaskan bahwa PLN akan segera melakukan pengamanan kelistrikan jika instalasi listrik terdampak banjir.

Baca Juga:  Bupati Rembang Dorong Penataan Rest Area untuk Tarik Wisatawan

“Jika instalasi listrik PLN atau rumah warga terendam banjir, kami akan memutus sementara aliran listrik demi keselamatan bersama hingga genangan surut dan kondisi dinyatakan aman. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PLN terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan listrik kembali menyala sesegera mungkin setelah situasi terkendali,” ungkapnya.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Februari 2025. Sugeng mengingatkan masyarakat untuk tidak gegabah menangani potensi bahaya kelistrikan, terutama pada trafo, jaringan listrik, atau saat terjadi banjir dan bencana alam.

Baca Juga:  BLK Rembang Buka Pelatihan Gratis Empat Kejuruan, Pendaftaran hingga 14 Oktober

“Listrik bisa sangat berbahaya jika ditangani tanpa keahlian. Jika menemukan potensi bahaya kelistrikan, segera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile pada menu ‘Info Kelistrikan,’ atau hubungi Contact Center PLN 123. Aduan juga dapat disampaikan melalui media sosial resmi PLN di @pln123official,” tutup Sugeng.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Berita Terbaru