Pilarjateng.com, Pati – Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi secara masif melaksanakan sosialisasi untuk mengoptimalkan penyerapan gabah yang dilakukan oleh pemerintah melalui Bulog di wilayah kabupaten Pati. Penyerapan gabah oleh Bulog tersebut bertujuan untuk menjaga stok beras nasional dan mendukung swasembada pangan.
Dalam program tersebut Bulog menyerap gabah dari petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) yang saat ini ditetapkan sebesar Rp. 6.500 per kilogram.
Dandim Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, menekankan kepada seluruh jajarannya agar bergerak cepat pada panen musim tanam (MT) 1, dengan terjun langsung melaksanakan pendampingan kepada para petani di wilayah masing-masing.
Dandim berharap, Babinsa mengetahui seluruh sawah yang ditanam padi di desa binaannya, sehingga para Babinsa mengetahui perkiraan kapan waktu panen.
Hal ini disampaikan Dandim saat sharing bersama seluruh Komandan Koramil (Danramil) serta Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Bati Tuud) untuk mensukseskan swasembada pangan, yang berlangsung di aula Makodim Pati, Rabu (19/2).
“Untuk itu saya perintahkan agar para Danramil mengerahkan Babinsa untuk mendata di desa binaaan masing-masing, siapa saja petani yang panen dan ingin hasil panennya diserap atau dibeli oleh Bulog,” tegas Dandim.
Dandim juga berpesan, dalam pelaksanaan tugasnya, para Danramil serta Babinsa agar betul-betul bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan serta bersinergi dengan instansi terkait.
“Jaga sinergitas dan jaga hubungan baik dengan berbagai pihak untuk mensukseskan swasembada pangan,” pungkasnya.








