Kemendagri Dorong Kolaborasi Daerah Atasi Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 12 April 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendagri, Bima Arya Sugiarto, saat diwawancarai awak media di Ruang Rapat Utama Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Lantai 3, Graha Mandiri, Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Wamendagri, Bima Arya Sugiarto, saat diwawancarai awak media di Ruang Rapat Utama Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Lantai 3, Graha Mandiri, Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Pilarjateng.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong kepala daerah untuk meningkatkan kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga pangan. Hal ini terutama berlaku bagi komoditas strategis seperti cabai yang kerap terdampak cuaca ekstrem dan distribusi yang tidak merata.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kerja sama antardaerah agar pasokan komoditas dapat saling melengkapi.

“Jadi kalau tidak ada di satu daerah maka akan bergeser ke [daerah] lain untuk mengatasi itu. Yang lain adalah urban farming, menanam cabai dan lain-lain,” kata Bima kepada awak media usai Rapat Koordinasi Terbatas tentang Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik, di Ruang Rapat Utama Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Lantai 3, Graha Mandiri, Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Baca Juga:  Pensiunan PNS Dapat Transferan Dobel Bulan Juni 2026

Bima juga meminta kepala daerah untuk aktif memantau kondisi pangan dan melakukan operasi pasar secara berkala. Langkah cepat dan antisipatif dinilai penting agar inflasi tetap terkendali dan masyarakat tidak terdampak secara ekonomi.

“Kami meminta para kepala daerah untuk memantau di situ supaya bisa mengambil langkah-langkah cepat bagaimana menyediakan suplai komoditas-komoditas yang sulit tadi,” tambahnya.

Baca Juga:  BPD Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

Di sisi lain, ia menyoroti pentingnya tertib administrasi kependudukan dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk ketahanan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, hingga Pemilu. Tertib administrasi kependudukan diharapkan berdampak pada terpenuhinya hak-hak sebagai warga negara.

Apalagi, Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah melakukan langkah-langkah proaktif untuk memaksimalkan pendataan kependudukan.

Bima menambahkan, pemerintah tidak melarang daerah membuka wilayahnya bagi pendatang. Sebaliknya, pemerintah mengapresiasi kepala daerah yang menerapkan kebijakan keterbukaan.

“Silakan masuk, pindah, kerja, dan lain-lain. Tapi syaratnya adalah tertib administrasi kependudukan,” lanjutnya.

Baca Juga:  UMKM Jateng Berkontribusi Investasi 20 Persen

Dalam kesempatan yang sama, Bima juga menanggapi gempa yang terjadi di Bogor. Menurutnya, hal yang paling penting adalah mitigasi. Ia mengimbau para kepala daerah untuk proaktif berkomunikasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta mengantisipasi titik-titik rawan yang berbahaya.

“Ini kan baru diketahui ya, ternyata Gunung Salak, Gunung Gede, sekarang sudah ada kecenderungan aktif. Ini tetap harus juga diwaspadai, mitigasinya seperti apa, dan harus diinformasikan kepada warga,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Lakukan Penipuan, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Appeninc, VID dan Sensenowai
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Bagikan Dividen 329,3 M, Solusi Bangun Indonesia Lanjutkan Transformasi Bisnis
BPD Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional
Pengecoran Rupang Budha Nusantara, Tandai Peringatan Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia
Pensiunan PNS Dapat Transferan Dobel Bulan Juni 2026
Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan Good Mining Practice Award Provinsi Jawa Tengah 2026
OJK: Industri Perbankan Syariah Tumbuh Solid

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:19 WIB

OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:11 WIB

Bagikan Dividen 329,3 M, Solusi Bangun Indonesia Lanjutkan Transformasi Bisnis

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:12 WIB

BPD Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 19:29 WIB

Pengecoran Rupang Budha Nusantara, Tandai Peringatan Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:46 WIB

Pensiunan PNS Dapat Transferan Dobel Bulan Juni 2026

Berita Terbaru