Arsip Batik Lasem Diajukan Jadi Nominasi Memory of the World Asia-Pacific

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan.

Pilarjateng.com, Rembang – Arsip Batik Lasem yang pada 2024 telah ditetapkan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai Memori Kolektif Bangsa, kini diajukan untuk masuk nominasi Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP) pada 2025.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, saat ditemui di Perpustakaan Daerah, Selasa (19/8/2025), menyampaikan bahwa ANRI telah memberikan arahan agar Arsip Batik Lasem bisa diakui di tingkat Asia-Pacific.

Arsip tersebut mencakup informasi tentang jaringan perdagangan dan pembelian alat batik dari luar daerah, seperti lilin atau malam dari Atapupu, Timor, serta kain dari Surabaya dan Solo. Selain itu, terdapat arsip dari perusahaan batik Lasem Liem Kioe An periode 1922–1940 sebanyak 73 teks berupa surat, telegram, dan foto, yang berisi informasi perdagangan batik dari Sumatra hingga Sulawesi.

Baca Juga:  Dua Anak Dilaporkan Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

“Saat ini prosesnya pada tahap melengkapi dan verifikasi data dukung, semua dikoordinir oleh ANRI. Alhamdulillah kami menemukan arsip-arsip yang baru, selain yang kita ajukan saat Memori Kolektif Bangsa, jadi ada tambahan,” ungkap Sholchan.

Data dukung juga datang dari Malaysia dan Singapura. Pegiat arsip di kedua negara tersebut menemukan dokumen yang menunjukkan adanya perdagangan ekspor Batik Lasem ke luar negeri pada 1900–1940.

Baca Juga:  DPR Dorong Rujukan Berbasis Kompetensi, Pasien Tak Perlu Transit Antar Rumah Sakit

“Karena ini skalanya Asia Pacific tentu signifikansinya juga harus tingkatannya Asia Pacific. Dan kebetulan kami menemukan rekan-rekan pegiat arsip Batik ini di Malaysia dan Singapura, kebetulan ada arsip yang ditemukan di kedua negara itu,” jelasnya.

Pemenuhan data dukung arsip dijadwalkan paling lambat akhir Agustus 2025. Selain arsip, ada kewajiban lain yang harus dipenuhi, salah satunya sosialisasi tentang Arsip Batik Lasem kepada masyarakat.

“Sosialisasi itu bertujuan agar keberadaan Arsip Batik Lasem semakin banyak diketahui oleh masyarakat. Sosialisasi sudah berjalan melalui pameran arsip batik itu sendiri di Museum Nyah Lasem, ke sekolah-sekolah, serta di media sosial dan media massa,” imbuh Sholchan.

Baca Juga:  OJK Gandeng UNODC Perkuat Kerja Sama Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara

Pada 28 Agustus 2025 mendatang, akan digelar sesi pemaparan Arsip Batik Lasem di depan Dewan Pakar di Jakarta. Namun, detail acara tersebut masih menunggu informasi lebih lanjut.

Jika berhasil diakui MOWCAP, Arsip Batik Lasem diharapkan memberi dampak positif bagi pelaku usaha dan industri batik, terutama dalam memperluas pengakuan internasional terhadap Batik Tulis Lasem.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas
Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:34 WIB

Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11 WIB

Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas

Berita Terbaru