Pemkab Kudus Segera Mengimplementasikan Sistem Berpikir Komputasional di PAUD

Avatar photo

- Reporter

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, membuka program Pelatihan Calon Pelatih Implementasi Berpikir Komputasional bagi pendidik PAUD  di Wisma Djarum Kudus, Senin (27/10/2025).

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, membuka program Pelatihan Calon Pelatih Implementasi Berpikir Komputasional bagi pendidik PAUD  di Wisma Djarum Kudus, Senin (27/10/2025).

Pilarjateng.com, Kudus – Pelatihan Calon Pelatih Implementasi Berpikir Komputasional bagi pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  digelar di Wisma Djarum Kudus, Senin (27/10/2025). Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris hadir membuka program pelatihan hasil kolaborasi lintas sektoral ini.

Kegiatan yang berlangsung hingga 31 Oktober 2025 ini menjadi langkah strategis dalam menyebarluaskan cara berpikir komputasional sejak dini kepada peserta didik. Bupati berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kudus sebagai daerah percontohan.

Baca Juga:  Sekda Jateng: Satpol PP Saat Bertugas Harus Kedepankan Pendekatan Humanis dan Persuasif

”Apresiasi kepada Djarum Foundation, AMMAN Mineral, dan seluruh pihak yang terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Kami berterima kasih, semoga sistem ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan, baik di PAUD maupun jenjang pendidikan lainnya,” ujarnya.

Bupati menegaskan, setelah pelatihan berakhir, Pemkab Kudus akan segera mengimplementasikan sistem berpikir komputasional di seluruh PAUD di Kudus secara bertahap.

Baca Juga:  Jelang Gerebeg Besar, Bupati Demak Ziarah di Makam Raja

“Akan diberlakukan semuanya, ini kebutuhan yang makin mendesak,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kudus,  Endhah Sam’ani Intakoris menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memperkuat fondasi pendidikan usia dini.

“PAUD merupakan fondasi penting untuk melintasi jenjang pendidikan selanjutnya. Bunda PAUD di Kudus akan berupaya menjembatani berbagai pihak agar program ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Suparto, menjelaskan, peningkatan kompetensi guru merupakan langkah awal untuk membangun kualitas berpikir anak-anak Indonesia.

Baca Juga:  Dua Atlet Dayung Tenggelam Saat Berlatih di Sungai Laes Pemalang

“Upaya peningkatan kompetensi anak didik didahului dengan peningkatan kualitas gurunya. Guru dilatih untuk memastikan anak didik berpikir sistematis, logis, dan mampu memecahkan masalah sejak dini,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, para guru PAUD dibekali metode pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, guna membentuk generasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat
Polres Demak Amankan Pasar Rakyat dan Tradisi Grebeg Besar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru