Hari Terakhir Pencarian Korban Longsor Banjarnegara, Tim SAR Temukan Lima Jenazah

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 25 November 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan tabur bunga di lokasi longsor Banjarnegara menandai berakhirnya masa pencarian korban.

Tim SAR gabungan saat melakukan tabur bunga di lokasi longsor Banjarnegara menandai berakhirnya masa pencarian korban.

Pilarjateng.com, Banjarnegara – Proses pencarian korban longsor di desa Pandanarum Banjarnegara yang dimulai pada awal kejadian, Minggu (16/11/2025) akhirnya di hari ke sepuluh, Selasa (25/11/2025) resmi dihentikan. Dihari ke sepuluh ini tim SAR berhasil menemukan lima korban yang semuanya berasal dari sektor A2 (sektor A Worksite 2).

Dengan ditemukannya 5 jenazah tersebut, maka jumlah total korban longsor yang dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia sebanyak 17 orang dan 11 orang tidak ditemukan.

Kelima korban yang ditemukan berada di sektor A2 merupakan satu keluarga yang berdasarkan kesaksian kerabat korban, mereka terlihat berlari untuk menyelamatkan diri namun tidak berhasil dan terjatuh disisi kanan jalan setapak depan rumah.

Identifikasi jenazah yang baru ditemukan tersebut yaitu :

  • Body part
  • Ny Mistri 30 tahun
  • Ny Soliyah 60 tahun
  • Ny Sartini 60 tahun
  • Tn Kiswanto 58 tahun
  • An Intan 6 tahun
Baca Juga:  BNNP Jateng Bekali Warga Kawasan Rawan Narkoba dengan Keterampilan Barista

Sedangkan 11 korban lainnya berada pada titik yang berbeda dan hingga sore ini keberadaan mereka masih belum bisa terdeteksi.

“Alhamdulillah di hari terakhir waktu perpanjangan masa pencarian ini tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan 5 korban di sektor A.2 antara pukul 13.20 WIB hingga 14.36 WIB di lokasi yang berdekatan. Bahkan ada jasad yang bertumpuk jadi satu dalam kondisi memeluk anak,”ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang selaku SMC sektor SAR penanganan korban tanah longsor.

“Untuk pencarian di sektor A telah rampung dan tidak ada lagi korban yang ditemukan, sedangkan 11 lainnya ada kemungkinan terseret longsor ke arah sektor C. Namun karena area sektor C sangat luas dan juga kedalaman sektor C ada yang mencapai 20 meter lebih, kami kesulitan untuk mendeteksi keberadaan korban. Karena hal tersebut, kami dengan terpaksa menghentikan pencarian,” lanjut Budiono.

Baca Juga:  OJK Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Cetak Duta Literasi Keuangan di Jateng

Proses pencarian para kornan, akhirnya pada hari ini resmi dihentikan dengan berbagai pertimbangan. Termasuk diantaranya masih perlunya Satuan Tugas Penanganan Tanah Longsor Pemda Banjarnegara untuk fokus pada penanganan kepada para pengungsi, seperti penyediaan hunian sementara akibat tinggal tinggal mereka sudah tidak layak huni dan berbahaya.

“Masih ada 11 dari 28 korban yang belum berhasil ditemukan. Namun dengan berbagai pertimbangan dan juga setelah melalui pembahasan di tingkat pengampu kepentingan dan juga musyawarah dengan pihak keluarga yang anggota keluarganya belum ditemukan, akhirnya pada hari ini secara resmi operasi SAR pencarian korban tertimbun longsor di desa Pandanarum Banjarnegara kami hentikan,” ucap Budiono.

Baca Juga:  Rotasi Pejabat Polres Wonosobo, Kapolres Minta Kinerja Satuan Ditingkatkan

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di cluster SAR selama proses pencarian seperti dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Tagana serta kawan-kawan Potensi SAR lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terimakasih atas kerjasamanya selama sepuluh hari ini. Kta sudah berusaha semaksimal mungkin, namun Tuhanlah yang menentukan,” pungkasnya.

Longsor Di dukuh Situkung Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara terjadi pada hari minggu (16/11/2025). Akibat longsor tersebut sebanyak 1.019 warga harus mengungsi, 17 orang meninggal dunia dan 11 lainnya tidak berhasil ditemukan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru