Sekolah IDEOPOLITOR Nasional IMM Soroti Krisis Etika Politik

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Miqdar Nurdin (Ketua Umum PC IMM Kabupaten Tasikmalaya), memberikan sambutan  pembukaan Sekolah IDEOPOLITOR Nasional, Sabtu (31/1).

Muhamad Miqdar Nurdin (Ketua Umum PC IMM Kabupaten Tasikmalaya), memberikan sambutan pembukaan Sekolah IDEOPOLITOR Nasional, Sabtu (31/1).

Pilarjateng.com, Tasikmalaya – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Sekolah IDEOPOLITOR Nasional pada 31 Januari–1 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan PDM Tasikmalaya ini diikuti oleh 35 kader IMM dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekolah IDEOPOLITOR Nasional digelar sebagai ruang pendidikan politik bagi kader IMM di tengah dinamika politik nasional yang dinilai semakin pragmatis. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami politik tidak hanya sebagai praktik kekuasaan, tetapi juga sebagai arena perjuangan nilai, etika publik, dan kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:  Sambut HUT ke-81 RI dan Hari Pelanggan Nasional, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen

Ketua Umum PC IMM Kabupaten Tasikmalaya, Muhamad Miqdar Nurdin, mengatakan bahwa kader IMM perlu memiliki pemahaman politik yang berlandaskan nilai ideologi dan moral. Menurutnya, politik tidak semestinya dijauhi oleh mahasiswa, melainkan perlu dipahami secara kritis dan bertanggung jawab.

“IMM harus tetap menjaga jati dirinya sebagai gerakan intelektual dan ideologis. Politik jangan dipahami secara sempit, apalagi hanya soal kekuasaan. Kader IMM perlu hadir membawa nilai dan keberpihakan pada keadilan sosial,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan, tantangan politik saat ini menuntut mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu terlibat dalam ruang gagasan, diskursus publik, hingga proses kebijakan. Oleh karena itu, kaderisasi berbasis ideologi dinilai penting untuk memperkuat sikap dan orientasi gerakan IMM.

Baca Juga:  MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti sejumlah sesi diskusi dan pemaparan materi yang membahas ideologi IMM, etika politik, serta realitas sosial-politik nasional. Forum ini juga menjadi ruang dialog antarkader untuk membaca tantangan kebangsaan dari perspektif mahasiswa Islam.

Ahmad Satriyo Imaduddin, Salah satu peserta delegasi PC IMM Sukoharjo, menilai Sekolah IDEOPOLITOR memberikan pengalaman kaderisasi yang berbeda. Menurutnya, diskusi yang dibangun tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mendorong peserta merefleksikan posisi IMM dalam dinamika politik saat ini.

Baca Juga:  Peserta Didik Sespimmen Polri Belajar Kepemimpinan Strategis di Demak

“Diskusinya cukup kritis dan materinya relevan dengan kondisi hari ini. Kami diajak melihat kembali peran IMM, bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai kekuatan moral,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, PC IMM Kabupaten Tasikmalaya berharap kader IMM memiliki pemahaman politik yang lebih matang serta mampu bersikap secara etis ketika terlibat dalam dinamika sosial dan politik di masyarakat.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG
Kemenag Demak dan yayasan Kemala Bhayangkari Bersinergi Perkuat Pendidikan Al-Qur’an
Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks
Kepengurusan Baru Kwarcab Pramuka Wonosobo Perkuat Pembentukan Karakter Generasi Muda
OJK dan Kemenkes RI Perkuat Ekosistem Asuransi, Dorong Pembiayaan Kesehatan Murah
Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines
Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 05:20 WIB

MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG

Selasa, 8 September 2026 - 20:54 WIB

Kemenag Demak dan yayasan Kemala Bhayangkari Bersinergi Perkuat Pendidikan Al-Qur’an

Selasa, 8 September 2026 - 05:49 WIB

Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks

Kamis, 3 September 2026 - 21:21 WIB

Kepengurusan Baru Kwarcab Pramuka Wonosobo Perkuat Pembentukan Karakter Generasi Muda

Kamis, 3 September 2026 - 21:06 WIB

OJK dan Kemenkes RI Perkuat Ekosistem Asuransi, Dorong Pembiayaan Kesehatan Murah

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB