Alat Pengering Cengkeh Berbasis IoT Bantu Petani Desa Lempuyang Tingkatkan Produksi

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Semarang, Khamami menandatangani penyerahan alat pengering cengkeh
untuk petani di Desa Lempuyang, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Ketua tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Semarang, Khamami menandatangani penyerahan alat pengering cengkeh untuk petani di Desa Lempuyang, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Pilarjateng.com, Semarang – Petani cengkeh di Desa Lempuyang, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang kini mendapatkan solusi baru untuk mengatasi kendala pengeringan cengkeh saat musim hujan. Selama ini, proses pengeringan yang masih mengandalkan sinar matahari sering terhambat cuaca, sehingga menurunkan kualitas cengkeh dan mengurangi hasil produksi.

Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat dari Politeknik Negeri Semarang menghadirkan Alat Pengering Cengkeh Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi ini memungkinkan proses pengeringan berlangsung lebih stabil serta dapat dikontrol dan dipantau melalui aplikasi Telegram.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

Ketua tim pengabdian, Khamami, menjelaskan, alat ini dirancang sesuai kebutuhan petani, khususnya dalam menjaga suhu dan kelembapan selama pengeringan. Melalui sistem IoT, petani bisa memantau kondisi alat secara real-time sehingga kadar air cengkeh tetap berada di angka ideal, yakni 14 persen.

Baca Juga:  Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks

“Dengan pengaturan suhu dan kelembapan yang tepat, kualitas cengkeh dapat dipertahankan dan proses pengeringan menjadi lebih cepat,” ujarnya dalam kegiatan serah terima alat, Agustus (26/8).

Kegiatan tersebut melibatkan 10 anggota tim pengabdian serta tiga mahasiswa yang ikut memberi pendampingan kepada mitra.

Ngudiyono, Ketua Pengelola Perkebunan Cengkeh Desa Lempuyang, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan alat tersebut. Menurutnya, inovasi teknologi ini membawa dampak langsung terhadap efisiensi kerja dan peningkatan mutu hasil panen.

Baca Juga:  Lantik 11 ASN, Bupati Demak Tekankan Kerja Cepat, Inovatif dan Berorientasi pada Masyarakat

“Kami sangat terbantu. Sekarang pengeringan tidak lagi tergantung matahari. Waktunya lebih cepat dan kualitas lebih bagus,” ucapnya.

Dengan hadirnya alat pengering berbasis IoT ini, petani di Desa Lempuyang diharapkan dapat meningkatkan daya saing komoditas cengkeh, sekaligus memperkuat posisi desa sebagai salah satu sentra produksi cengkeh di Kabupaten Semarang.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Berita Terbaru