Disparbud Wonosobo Dorong Talunombo Jadi Desa Wisata Edukatif dan Berkelanjutan

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan monitoring dan asistensi Desa Wisata Talunombo, Kecamatan Sapuran, Selasa (22/12/2025).

Kegiatan monitoring dan asistensi Desa Wisata Talunombo, Kecamatan Sapuran, Selasa (22/12/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo terus memperkuat perannya dalam mendampingi pengembangan desa wisata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan asistensi Desa Wisata Talunombo, Kecamatan Sapuran, yang dilaksanakan oleh Bidang Destinasi Pariwisata, Selasa (22/12/2025).

‎‎Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Wonosobo, Hapipi,  didampingi Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, Dimas D. Pradikta, dan Rohmat S. Romadlon, serta staf Bidang Destinasi, Kartini dan mahasiswa magang dari UNSOED dan STIPRAM.

‎Tim Disparbud disambut langsung oleh Kepala Desa Talunombo, Badarudin, bersama jajaran Pemerintah Desa Talunombo dan pengelola Desa Wisata Talunombo. Turut hadir pula perwakilan Kecamatan Sapuran melalui Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Khamim.

‎Dalam forum diskusi yang berlangsung konstruktif tersebut, sejumlah isu strategis dibahas sebagai bagian dari penguatan Desa Wisata Talunombo. 

‎‎Salah satu poin utama adalah pentingnya kerja sama formal melalui nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai pihak yang selama ini telah menjalin kolaborasi dengan desa wisata, guna memperkuat tata kelola dan keberlanjutan program.

Baca Juga:  OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

‎‎Selain itu, Disparbud Wonosobo mendorong pengelola desa wisata untuk menyusun paket wisata dengan alur yang lebih lengkap dan terintegrasi, sehingga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang utuh, edukatif, dan berdaya saing.

‎‎Pembahasan juga menyoroti strategi pengembangan sumber kunjungan wisatawan dari dua arah, yakni melalui kerja sama dengan biro perjalanan wisata serta penguatan promosi mandiri oleh pengelola Desa Wisata Talunombo.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Talunombo, Badarudin, menyampaikan usulan pentingnya kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dikpora, serta Dispaperkan, guna mendukung penguatan aspek perencanaan, lingkungan, pendidikan, hingga pengembangan potensi lokal secara terpadu.

‎Menanggapi usulan tersebut, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Wonosobo, Hapipi, menyampaikan tanggapan positif dan menegaskan bahwa Disparbud saat ini telah berproses menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis edukasi.

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Gandeng KP2KP Sosialisasikan Pajak Dana Revitalisasi 145 Sekolah

‎‎“Kami menyambut baik usulan dari Kepala Desa Talunombo terkait penguatan kerja sama lintas OPD. Saat ini Disparbud Wonosobo sudah berproses menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan untuk memasukkan materi kepariwisataan dalam mata pelajaran di sekolah,” ucap Hapipi.

“Saat ini kita sedang berproses dalam penyusunan silabus kepariwisataan, semoga niat baik ini dimudahkan, sebagai upaya mendorong gerakan bangga berwisata di Wonosobo, serta mendukung visi RPJPD Kabupaten Wonosobo,” tambahnya.

‎‎Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, Dimas D. Pradikta, juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan promosi digital desa wisata.

‎Ia mendorong Desa Wisata Talunombo untuk segera melakukan pendaftaran akun desa wisata pada platform nasional Jadesta (Jejaring Desa Wisata) melalui laman resmi Kementerian Pariwisata RI di https://jadesta.kemenparekraf.go.id/ sebagai upaya meningkatkan visibilitas di tingkat nasional.

Baca Juga:  OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

‎‎Selain itu, pengelola desa wisata juga diimbau untuk membuat dan mengelola akun media sosial dengan penamaan yang spesifik mencantumkan “Desa Wisata Talunombo”, guna memperkuat identitas destinasi serta memaksimalkan promosi digital.

Diskusi kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa spot dan paket wisata yang ada di Desa Wisata Talunombo, mulai dari kawasan Joglo Soekarno, wahana bermain anak, edukasi pengolahan sampah desa hingga ekonomi kreatif masyarakat pengrajin anyama tas.

‎‎Melalui kegiatan monitoring dan asistensi ini, Disparbud Wonosobo berharap Desa Wisata Talunombo semakin siap berkembang sebagai destinasi unggulan yang memiliki tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor yang baik, serta mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

‎

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru