Dorong Kepemilikan KIA, Pemkab Rembang Siap Jemput Bola ke Sekolah

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 25 September 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto untuk pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Foto untuk pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) terus mendorong peningkatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membuka layanan jemput bola pembuatan KIA ke sekolah-sekolah.

KIA merupakan dokumen identitas bagi anak sejak usia 0 tahun hingga 17 tahun kurang satu hari. Kepemilikan KIA dinilai penting karena menjadi bagian dari pemenuhan hak anak untuk mendapatkan layanan administrasi kependudukan (adminduk).

Saat ini, dari total 156.051 anak yang wajib memiliki KIA di Kabupaten Rembang, sebanyak 99.522 anak atau 64,37 persen telah memiliki KIA. Sementara itu, masih terdapat 56.509 anak yang belum memiliki dokumen identitas tersebut.

“Dari total anak yang wajib memiliki KIA 156.051, sebanyak 99.522 anak sudah punya, dan 56.509 belum memiliki KIA. Ini harus kita lakukan gerakan untuk meningkatkan pencapaian KIA,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Rembang, Sudarsono, Jumat (25/9).

Baca Juga:  P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Menurutnya, salah satu strategi yang akan terus dilakukan adalah mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan pelayanan secara langsung. Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan orang tua dan anak dalam mengurus KIA sekaligus meningkatkan cakupan kepemilikan.

Terbaru, Dindukcapil Rembang melakukan kerja sama dengan SDIT Al Ihsan Rembang untuk pelayanan jemput bola pembuatan KIA. Program tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para siswa.

“Kemarin kami melakukan kerja sama dengan SDIT Al Ihsan. Alhamdulillah sangat antusias sekali dari pihak sekolah dan anak-anak juga senang, difoto di situ dan langsung mendapatkan sambutan yang sangat bagus. Kami akan semangat melakukan jemput bola pembuatan KIA sehingga capaian KIA kita bisa meningkat,” ucapnya.

Kepala SDIT Al Ihsan Rembang, Adi Wiratmoko, mengapresiasi layanan jemput bola yang dilakukan Dindukcapil Rembang. Menurutnya, program tersebut memberikan kemudahan bagi sekolah, siswa, maupun wali murid.

Baca Juga:  Warga Terdampak Kekeringan di Demak Terima Bantuan Air Bersih dari Bidpropam Polda Jateng

“Alhamdulillah dari pihak kami, sekolah dan siswa sangat antusias sekali. Wali murid yang anaknya belum memiliki juga antusias mendaftarkan. Dari 442 siswa, ada 350 siswa yang mendaftarkan untuk membuat KIA, yang lainnya sudah punya,” ujar Adi.

Selain sebagai dokumen identitas anak, KIA juga mulai dibutuhkan dalam berbagai keperluan. Salah satunya ketika anak mengikuti perjalanan umrah maupun saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat.

KIA juga dapat dimanfaatkan untuk memperoleh berbagai kemudahan atau potongan harga di sejumlah tempat wisata yang bekerja sama dalam program pemanfaatan KIA. Di sejumlah daerah, misalnya, terdapat tempat wisata yang memberikan potongan harga bagi anak yang memiliki KIA.

“Terutama dibutuhkan ketika anak ikut umrah itu juga harus memiliki KIA. Kemudian naik pesawat juga harus menggunakan KIA. Baru-baru ini sekolah sepak bola juga menggunakan KIA. Ini bagus dan bisa dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Rembang Tegaskan KUA-PPAS 2027 Sah

Meski demikian, pelaksanaan pelayanan KIA di tingkat kecamatan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya belum seluruh kecamatan memiliki alat pencetak KIA sehingga dalam beberapa pelayanan masih menggunakan peralatan pencetakan KTP elektronik.

Untuk memudahkan masyarakat, Dindukcapil Rembang juga membuka kemungkinan pelayanan dengan mekanisme pengiriman dokumen secara daring. Orang tua yang hendak mengurus KIA dapat memperoleh informasi dan kemudahan pelayanan melalui petugas, termasuk dengan mengirimkan dokumen persyaratan seperti Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran melalui WhatsApp sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Rembang berharap semakin banyak orang tua yang memahami pentingnya kepemilikan KIA dan segera mengurus dokumen identitas anaknya.

Program jemput bola ke sekolah pun akan terus didorong sebagai salah satu langkah untuk mendekatkan pelayanan adminduk kepada masyarakat sekaligus mempercepat peningkatan cakupan kepemilikan KIA di Kabupaten Rembang.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia
Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar
OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi
Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila
Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026
Bupati Wonosobo: Stabilitas Keamanan Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi
Ketua DPRD Rembang Tegaskan KUA-PPAS 2027 Sah
HUT TNI Ke-81, Kapolres Demak Sambangi Dandim 0716

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:59 WIB

OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

Berita Terbaru