HAB ke-80 Kemenag, Wagub Jateng Soroti Kerukunan dan Tantangan AI

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memimpin upacara HAB ke-80 di halaman MAN 2 Rembang, Sabtu (3/1/2026).

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memimpin upacara HAB ke-80 di halaman MAN 2 Rembang, Sabtu (3/1/2026).

Pilarjateng.com, Remnang – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai kerukunan di tengah tantangan zaman. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memimpin upacara HAB ke-80 di halaman MAN 2 Rembang, Sabtu (3/1/2026).

Dalam amanatnya, Taj Yasin menegaskan bahwa tema HAB tahun ini, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, bukan sekadar slogan seremonial. Menurutnya, kerukunan merupakan energi besar yang mampu menyatukan perbedaan dan menggerakkan kemajuan bangsa.

“Kerukunan bukan hanya tidak adanya konflik, tetapi energi yang merajut perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial menjadi kekuatan kolaboratif,” ujarnya.

Baca Juga:  Layani 12,7 Juta Pelanggan, PLN UID Jateng Hadir Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional 2026

Ia menyebut, sejak awal berdirinya, Kementerian Agama hadir sebagai jawaban atas kebutuhan bangsa Indonesia yang majemuk. Peran Kemenag tidak hanya menjaga kehidupan beragama tetap damai, tetapi juga mendorong terciptanya keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Memasuki usia ke-80, Kementerian Agama dinilai semakin strategis. Perannya meluas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan nilai-nilai agama hadir sebagai solusi atas persoalan kebangsaan.

“Sepanjang 2025, Kementerian Agama telah membangun fondasi penting melalui transformasi digital layanan keagamaan, penguatan ekonomi umat berbasis zakat, wakaf, infak, dan sedekah, serta peningkatan mutu madrasah dan perguruan tinggi keagamaan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Seorang Pendaki Jatuh di Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Gabungan Langsung Brgerak ke Lokasi

Taj Yasin juga menyoroti tantangan era modern, khususnya pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian atau VUCA. Ia menekankan pentingnya peran ASN Kementerian Agama dalam mengawal pemanfaatan teknologi agar tetap berpijak pada nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

“ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai AI dengan konten keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan. Jangan sampai teknologi justru memicu perpecahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Bekuk Empat Tersangka Pencurian dengan Kekerasan di SPBU Selokromo

Lebih lanjut, Taj Yasin menyebut usia 80 tahun sebagai simbol kematangan dan kedewasaan institusi. Ia mendorong Kemenag, khususnya di Jawa Tengah dan Kabupaten Rembang, untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Insentif guru-guru agama harus terus dikawal, termasuk pembaruan data penerima agar pelayanan semakin transparan dan tepat sasaran,” tandasnya.

Peringatan HAB ke-80 ini diharapkan menjadi titik tolak bagi Kementerian Agama untuk terus meningkatkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus menjaga kerukunan demi Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru