Harkitnas ke-118, Perkuat Persatuan dan Kolaborasi di Era Digital dan Transformasi Teknologi

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat membacakan sambutan menteri Komunikasi dan Digital RI, dalam upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-182 tahun 2026 di halaman Pendopo Selatan, Rabu (20/5/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat membacakan sambutan menteri Komunikasi dan Digital RI, dalam upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-182 tahun 2026 di halaman Pendopo Selatan, Rabu (20/5/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat kebersamaan, inovasi, dan kemandirian nasional di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Demikian ditegaskan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat membacakan sambutan menteri Komunikasi dan Digital RI, dalam upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-182 tahun 2026 di halaman Pendopo Selatan, Rabu (20/5/2026).

“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan keberanian beradaptasi menghadapi tantangan masa depan,” ucap Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, kebangkitan nasional saat ini harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi digital, serta percepatan transformasi pelayanan publik yang adaptif dan inklusif.

Baca Juga:  Kapolres Demak Dorong Bhabinkamtibmas Edukasi Warga Cegah Kebakaran

“Tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908,” imbuhnya.

Menurutnya sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah “fajar menyingsing” bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.

Baca Juga:  OJK, Komdigi dan Perbankan Perkuat Upaya Pemberantasan Scam dan Judol

Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua; bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia” pungkasnya

Selain upacara bendera, juga dilakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan Wonosobo. Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga, dan tabur bunga oleh jajaran Forkopimda dan peserta ziarah.

Baca Juga:  Polda Jateng Pastikan Personel Mahir dan Taat Gunakan Senjata Api

Kegiatan ini, menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa Indonesia, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga semangat gotong royong, serta berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB