Hilang 17 Hari, Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi jenasah Syafiq Ridhan Ali Razan/Ali (18), seorang pendaki gunung Slamet yang hilang pada selasa, 30 Desember 2025.

Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi jenasah Syafiq Ridhan Ali Razan/Ali (18), seorang pendaki gunung Slamet yang hilang pada selasa, 30 Desember 2025.

Pilarjateng.com, Purbalingga – Upaya tim SAR gabungan dalam pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan/Ali (18),  seorang pendaki gunung Slamet yang hilang pada selasa, 30 Desember 2025 lalu akhirnya membuahkan hasil. Ali ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (14/1/2026) pagi atau hari ke-16 pencarian sekira pukul 10.49 WIB di area sekitar Pos 9 pendakian didasar lereng tak jauh dari batas vegetasi.

“Lokasi jatuhnya Ali berada sisi selatan lereng di jalur turun menuju BC (basecamp) gunung Malang yang berarti bukan jalur saat Ali mendaki,  yakni via BC Dipajaya,” ungkap Budiono, Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang.

Baca Juga:  10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas

Menurut Budiono, proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan saat penemuan jenazah pertama kali oleh tim SAR gabungan. Faktor cuaca yang tidak bersahabat dan juga kabut tebal membuat tim SAR tidak bisa langsung mengevakuasi karena faktor keselamatan.

Evakuasi akhirnya bisa dilakukan pada kamis (15/1/26) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Dari kedalaman jurang 20 meter, Tim SAR gabungan bahu membahu membawa tubuh siswa kelas 12 SMAN 5 Magelang tersebut menuju BC Gunung Malang Purbalingga. Beruntung cuaca cukup cerah sehingga tim diberikan kemudahan dalam melakukan evakuasi sehingga pada pukul 14.30 WIB jenazah Ali tiba di BC. Gunung Malang.

Baca Juga:  OJK Dukung Perkembangan Ekonomi Daerah dan Lumbung Pangan Nasional

“Alhamdulillah Kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah untuk dikenali. Untuk penyebab meninggalnya korban dari pihak rumah sakit Goeteng Purbalingga yang akan merilisnya,” imbuh Budiono.

“Kami apresiasi tinggi kepada seluruh tim SAR gabungan yang masih terus berusaha untuk mencari dan akhirnya bisa menemukan saudara Ali apapun keadaannya, sehingga almarhum bisa dikebumikan secara layak oleh keluarga. Sekali lagi kami dari Basarnas mengucapkan terimakasih dan semoga kejadian ini tidak terjadi lagi dimasa depan,” tutup Budiono.

Baca Juga:  OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK,  Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten
Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas
Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:34 WIB

Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11 WIB

Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang

Berita Terbaru