Jelang Idulfitri, TPID Wonosobo Pantau Stok Sembako dan Distribusi BBM–LPG

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional.

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) serta distribusi energi berupa BBM dan LPG, Kamis (5/3/2026). Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Wonosobo, Mohamad Kristijadi, menyampaikan, Monev menjadi langkah penting untuk memitigasi berbagai risiko. Melalui pengecekan langsung ketersediaan barang, validasi harga, serta pemantauan mekanisme distribusi kepokmas, BBM, dan LPG.

Baca Juga:  Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

“Tugas pemerintah daerah adalah menjaga inflasi tetap terkendali, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Karena itu, pemantauan ini penting agar kita memiliki data valid terkait harga dan stok pangan. Dengan demikian, masyarakat dapat berbelanja dengan aman tanpa khawatir lonjakan harga yang tidak wajar,” ungkapnya.

Menurut Kristijadi, terdapat tiga tujuan utama pelaksanaan Monev. Pertama, mengumpulkan data aktual terkait stok dan perkembangan harga sejumlah komoditas strategis di pasar. Kedua, memastikan kelancaran pasokan, stok, dan sistem distribusi BBM di SPBU serta LPG di SPBE. Ketiga, mengidentifikasi potensi penimbunan barang, kenaikan harga yang tidak wajar, maupun hambatan dalam proses distribusi.

Baca Juga:  Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

“Alhamdulillah, dari hasil sidak hari ini, pasokan sembako aman dan harga masih dalam batas wajar. Kami mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Pemerintah akan terus memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kristijadi menjelaskan bahwa hasil pemantauan di lapangan akan menjadi bahan kajian dalam rapat koordinasi lanjutan pada High Level Meeting (HLM) TPID. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Baca Juga:  PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat

“Dari hasil pemantauan di Pasar Induk Wonosobo, Pasar Kertek, dan Pasar Garung, kondisi harga secara umum masih terkendali. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, peningkatannya dinilai belum signifikan. Sementara itu, stok bahan kebutuhan pokok tercatat aman dan diperkirakan mencukupi hingga setelah perayaan Idulfitri,” tambahnya.

Dengan pengawasan yang intensif serta intervensi yang tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap masyarakat dapat menghadapi Idulfitri dengan kondisi yang aman, lancar, dan penuh sukacita.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB