Kabupaten Pekalongan Terima Bantuan Ekskavator dari Kemensos

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 14 Februari 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, menerima bantuan satu unit ekskavator dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Bantuan alat berat tersebut diserahkan oleh Mensos RI, Syaifullah Yusuf, kepada Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, di Halaman Stundent Centre Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan, Rabu (12/2/2026).

Mensos mengatakan, alat berat tersebut untuk penanganan dampak bencana longsor Petungkriyono.

“Kami serahkan alat berat ini kepada ibu Bupati Pekalongan. Tujuannya untuk membantu pemulihan bencana longsor di Petungkriyono. Selain itu, semoga alat berat bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat yang lainnya,” terangnya.

Baca Juga:  Seorang Pendaki Jatuh di Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Gabungan Langsung Brgerak ke Lokasi

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menyampaikan terima kasihnya kepada Kementrian Sosial, atas bantuan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial karena pada saat kami sangat membutuhkan, bantuan langsung diberikan. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Ditambahkan, kondisi geografis Kabupaten Pekalongan, yang memiliki banyak daerah dataran tinggi, membuat ketersediaan alat berat menjadi sangat penting, terutama untuk penanganan bencana.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

“Di wilayah kami terdapat banyak daerah tinggi. Alat yang kami miliki terkadang tidak mencukupi, dana dari kami juga tidak mencukupi. Sehingga, memang bantuan ini sangat diperlukan masyarakat,” jelasnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Pekalongan menyusul hujan lebat pada Senin (20/01/2025). Bencana terparah terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono. Sebanyak 25 orang meninggal dan 13 orang mengalami luka-luka. Sejumlah bangunan, rumah warga, serta infrastruktur rusak parah. Kerugian material akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pekalongan diperkirakan mencapai Rp83 miliar.

Baca Juga:  MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG

Akses jalan di Petungkriyono dari arah wilayah Kecamatan Doro pascabanjir bandang dan tanah longsor masih tertutup. Pemerintah setempat berupaya membuka akses dengan memperbaiki jembatan Tembelan, di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB